Home / Nusantara

Selasa, 31 Mei 2022 - 10:09 WIB

3 Pria di Karimun Tertangkap Tangan Timbun Solar Subsidi 1,4 Ton

Polres Karimun menangkap tangan 3 warga di Karimun atas kasus penimbunan 1,4 ton solar bersubdisi/Ist

Polres Karimun menangkap tangan 3 warga di Karimun atas kasus penimbunan 1,4 ton solar bersubdisi/Ist

AMORFATIMEDIA.COM – Polisi menangkap 3 warga di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) atas kasus penimbunan 1,4 ton solar bersubdisi. Penimbunan tersebut tertangkap tangan oleh polisi saat pelaku menyuling dari tangki mobil ke tempat penampungan beberapa waktu lalu.

“Mobil yang digunakan untuk melansir minyak, tangkinya tidak dimodifikasi, tetap standar seperti biasanya. Namun, dalam satu hari diperkirakan dapat melakukan pengisian hingga 3 kali,” kata Wakapolres Karimun, Kompol Syaiful Badawi.

Ketiga pelaku yang ditangkap ialah EH selaku bos atau pemilik mobil pelangsir dan gudang tempat penyulingan dan dua sopir yaitu, MS dan YS. Mereka menggunakan banyak jerigen atau tangki yang ditaruh dimobil kemudian dijual kembali.

Baca Juga :  Tongkang Nyaris Tenggelam di Kepri, Belasan Kontainer Jatuh ke Laut

Penyalahgunaan BBM Solar subsidi itu terungkap saat terjadinya kelangkaan solar di setiap SPBU di Karimun. Polisi menyita buku rekapan penjualan minyak, surat mobil dan handphone yang dijadikan sebagai alat komunikasi.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riandi mengatakan, modus yang digunakan mobil truk melakukan antri untuk membeli minyak solar di SPBU.

Kemudian, minyak dalam tangki mobil disuling dalam drigen atau tangki penampungan yang telah disediakan. Lokasinya disebuah gudang milik pelaku EH.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 di Lingga Menurun Jadi 27 Kasus

“Para tersangka melakukan penjualan BBM Solar subsidi, di mana mengambil BBM tersebut di SPBU Poros dan dibawa ke daerah Kolong. Di sana minyak ini mereka jual kembali dengan estimasi keuntungan Rp 60 ribu per jerigen,” ungkapnya.

Kegiatan pelaku ini menjadi salah satu pemicu kelangkaan minyak dan antrean panjang di SPBU Poros.

“Kasus ini terungkap setelah maraknya kelangkaan minyak jenis BBM Solar subsidi. Aktivitas mereka dalam satu hari bisa tiga kali angkut dari SPBU, tergantung dari antrean saat pengambilan di SPBU,” beber dia.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Gubernur Ansar Anggarkan Rp 7 miliar untuk Bangun Rumah Suku Laut di Lingga

Nusantara

Dana Hibah Masjid Diduga Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi, Ketua BPD dan Kades Keton terlibat

Nusantara

DKP Kepri Minta Peralatan Awasi Sumber Daya Laut

Nusantara

Syarat Masuk Wilayah Kepri Wajib PCR Jika Belum Vaksin Booster

Nusantara

Viral Perkelahian Perwira Polda Kepri Diduga Mabuk hingga Tabrak Mobil Dinas TNI

Nusantara

PLTS Senilai Rp71,8 Triliun akan Dibangun di Kepulauan Riau

Nusantara

Kasus Aktif Covid-19 di Lingga Kepri Tersisa 8 Orang

Nusantara

Keren! Tari Lingga Tampil di Liuk Igal Festival Kepri