Home / Islam Digest

Kamis, 17 Maret 2022 - 08:56 WIB

5 Amalan Nisfu Syaban Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya

Ilustrasi amalan Nisfu Syaban

Ilustrasi amalan Nisfu Syaban

AMORFATIMEDIA.COM – Nisfu Syaban dikenal sebagai Laylatul Bara’ah atau Laylatun Nisfe min Sha’ban. Malam Nisfu Syaban menjadi malam yang ditunggu-tunggu oleh para umat muslim memiliki berbagai keutamaan dan keistimewaan di dalamnya.

Oleh karena itu, malam Nisfu Syaban sering diperingati dengan ibadah khusus, karena kurang lebih setengah bulan lagi akan bertemu dengan bulan Ramadhan.

Lalu, apa saja amalan yang dianjurkan dilakukan pada malam Nisfu Syaban yang jatuh pada Jumat, 18 Maret sampai Sabtu 19 Maret 2022 ini?

Berikut  amalan yang dianjurkan dilakukan pada malam nisfu syaban:

1. Memperbanyak Doa

Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء

Artinya, “(Rahmat) Allah swt turun ke bumi pada malam Nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR al-Baihaqi).

2. Membaca Dua Kalimat Syahadat Sebanyak-banyaknya

Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia dan sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun, terlebih lagi pada malam Nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ithmi’nânul Qulûb Bidzikri ‘Allâmil Ghuyûb mengatakan:

“Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

Baca Juga :  Mengapa Nabi Muhammad SAW Terpilih Sebagai Nabi dan Rasul Terakhir?
3. Memperbanyak Istighfar

Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Namun, meski manusia berdosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapapun.

Oleh karena itu, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam Nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin Alawi dalam Ithmi’nânul Qulûb memaparkan:

“Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan”.

4. Puasa

Puasa pada malam Nisfu Syaban biasanya dilaksanakan pada Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa yang dikerjakan pada pertengahan bulan, yaitu pada hari ke 13, 14, dan 15 hijriah tiap bulannya kecuali pada Ramadan.

Nabi Muhammad SAW berpesan kepada umatnya untuk tidak melewatkan Nisfu Syaban ini. Dalam riwayat Bukhari, Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

“Sya’ban itu bulan antara Rajab dan Ramadan. Bulan ini banyak diabaikan oleh umat manusia, padahal dalam bulan ini (Syaban) amal-amal hamba itu diangkat (diterima oleh Allah). Aku ingin amalku diterima oleh Allah di bulan Syaban dalam keadaan aku berpuasa.”

Amalan ini juga disampaikan oleh Aisyah:

Baca Juga :  Tips Mengkhatamkan Alquran hingga 3 kali di Bulan Ramadhan

“Rasulullah SAW sempat puasa beberapa hari hingga kami berpikir dia akan terus melakukannya. Kemudian, Rasulullah SAW tidak puasa selama beberapa hari dan kami mengira dia tidak akan puasa lagi. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyelesaikan puasa hingga satu bulan kecuali saat Ramadhan, dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa sebanyak di bulan Syaban.” (HR Abu Daud).

Niat puasa Nisfu Syaban pada malam hari:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunah Syaban besok karena Allah Ta’ala”.

Sedangkan Niat puasa Nisfu Syaban pada siang hari bagi yang terlewat membaca pada malam hari:

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adai sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah Ta’ala”.

5. Membaca Al Quran

Salah satu amal ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu Syaban adalah membaca Al Qur an.

Hal ini didasarkan pada pandangan beberapa sahabat Rasulullah SAW yang menganggap Sya’ban adalah bulannya Al Quran.

Salah satunya seperti sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Anas bin Malik RA.

Penulis : Pursyahdad

Share :

Baca Juga

Islam Digest

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu 5 Waktu, Begini Bacaannya!

Islam Digest

Dosa Besar Bagi Orang yang Menghardik Anak Yatim

Islam Digest

Mengulik Burung dalam Alquran, Burung Hud-Hud

Islam Digest

Segeralah Tunduk Untuk Bersujud

Islam Digest

Alquran Menjawab Mengapa Orang Zalim Selalu Berjaya

Islam Digest

Inilah Golongan yang akan Merugi pada Hari Kiamat

Islam Digest

Puasa Syawal Menggenapi Puasa Ramadan dan Pahala Puasa 1 Tahun

Islam Digest

6 Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi Dihari Jumat Tersinari Kelak di Hari Kiamat