Home / Nusantara

Kamis, 2 Juni 2022 - 14:12 WIB

7 CPNS di Kepri Mundur, Ansar Ahmad: Mereka yang Rugi

Tujuh CPNS mengundurkan diri dari kepulauan Riau. CNN Indonesia

Tujuh CPNS mengundurkan diri dari kepulauan Riau. CNN Indonesia

AMORFATIMEDIA.COM – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) merilis laporan ada sekitar 105 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengundurkan diri usai dinyatakan lulus. Sebanyak 7 orang di antaranya berasal dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dari catatan BKN, CPNS yang mengundurkan diri di Kepri, antara lain dari Kabupaten Bintan sebanyak 5 orang, Kabupaten Karimun ada 1 orang dan Kabupaten Natuna 1 orang.

TerkaitĀ hal itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut, pihaknya belum mendapatkan laporan khusus tentang itu dari Badan Kepegawain Daerah (BKD) Provinsi.

“Kalau soal teknis ke pegawaian itu urusan pusat,” kata Ansar, Selasa, 31 Mei 2022 kemarin.

Ansar mengatakan ada beberapa alasan CPNS mengundurkan diri setelah lulus, salah satunya karena penempatan kerja. Seharusnya peserta sudah mengetahui dan matang siap untuk ditempatkan di mana, hal ini sudah tertuang di dalam perjanjiannya dan sudah disetujui oleh peserta.

Baca Juga :  Marak Penipuan Atas Nama Bank, BRI Imbau Nasabah dan Masyarakat Waspada

“Kemarin juga sudah ada pernah jumpa, kita nanyain tentang itu, dan memang tidak diperbolehkan. Kita (daerah) tidak berikan sanksi, tapi mereka yang rugi karena sudah dinyatakan lulus P3K,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi Kepri M. Syahid Ridho, menyayangkan hal tersebut lantaran pengunduran diri mereka merugikan negara baik dari sisi anggaran yang sudah dikeluarkan selama proses rekrutmen.

Menurut Syahid, mundurnya sejumlah CPNS tersebut juga sangat merugikan pemerintah, pasalnya formasi yang dibutuhkan harusnya terisi, kini menjadi kosong.

“Dengan mereka mundur, layanan publik bisa terganggu. Di sisi lain, perlu waktu dan biaya lagi untuk membuka seleksi formasi CPNS yang dibutuhkan,” ujar Ridho, di Tanjungpinang, Kamis, 2 Juni 2022.

Baca Juga :  Kepri Terapkan Tilang Elektronik Mulai 22 September 2022

Anggota DPRD itu juga mendukung pemerintah mengambil sikap tegas terhadap fenomena CPNS Tanah Air ramai-ramai mundur dengan dalih penempatan kerja sampai persoalan gaji.

“Kalau memang itu alasan CPNS mundur, pemerintah akan memberi sanksi berupa denda ratusan juta, bahkan tidak boleh ikut CPNS untuk satu periode berikutnya,” ujarnya.

Selain itu, Syahid mengimbau masyarakat untuk memahami pekerjaan seorang Abdi Negara sebelum memutuskan ikut seleksi penerimaan CPNS.

“Kalau niat awal ingin kaya, jangan jadi CPNS. Bisnis saja,” katanya menegaskan.

(Kadri/Pur)

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kasus Aktif Covid-19 di Lingga Kepri Tersisa 8 Orang

Nusantara

Politeknik Lingga Buka Penerimaan Mahasiswa Baru D3 D4 Jalur Beasiswa

Nusantara

PPNI RSUD Encik Maryam Lingga Bagi-Bagi Takjil Gratis ke Pengendara Motor

Nusantara

Pemkab Karimun akan melaksanakan PTM 100 persen Usai Libur Lebaran

Nusantara

Korupsi Dana Desa Rp 200 Juta, PJs Kades di Karimun Jadi Tersangka

Nusantara

Keren! Tari Lingga Tampil di Liuk Igal Festival Kepri

Nusantara

Satgas Covid-19 Minta Pelajar SD di Kepri Gunakan Masker saat Sekolah

Nusantara

Bocah Usia 2 tahun di Lingga Kepri Tewas Ditabrak Motor, Pelaku Anak di Bawah Umur