Home / Kesehatan

Selasa, 17 Mei 2022 - 17:00 WIB

7 Dampak Buruk Tidak Sarapan, Kehilangan Nutrisi hingga Stres

Ilustrasi. Thrive Global

Ilustrasi. Thrive Global

AMORFATIMEDIA.COM – Sarapan menjadi waktu makan yang sering terabaikan bagi kebanyakan orang. Beragam alasan melewatkan sarapan mulai dari tidak sempat hingga tidak terbiasa sarapan. Padahal, banyak manfaat dari sarapan pagi dan penting bagi tubuh kita.

Sebaliknya, ketika melewatkan sarapan, ada risiko masalah baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut adalah beberapa dampak buruk yang mungkin tidak diketahui tentang melewatkan sarapan.

1. Kehilangan nutrisi penting

Sebuah studi yang dilakukan olen Ohio State University menganalisa bagaimana dampak melewatkan sarapan terhadap kesehagan orang dewasa. Untuk studi ini, para peneliti menggunakan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES), yang mengumpulkan informasi kesehatan tentang populasi yang mewakili secara nasional setiap tahun antara 2005 dan 2016.

Data tersebut melibatkan 30.889 orang dewasa usia 19 tahun ke atas, dengan 15,2 persen di antaranya melewatkan sarapan. Pesan inti studi ini adalah dampak buruk tidak sarapan termasuk melewatkan sarapan akan melewatkan nutrisi-nutrisi penting yang ditemukan pada menu sarapan tradisional, dalam hal ini menu sarapan orang Amerika seperti produk susu.

Baca Juga :  Polri Tangkap 30 Pelaku Kecurangan Seleksi CASN 2021

Produk susu seperti susu dan yogurt menyediakan kalsium, vitamin, dan proteim yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, orang yang melewatkan sarapan cenderung mengonsumsi lebih banyak sumber karbohidrat (termasuk gula), lemak (termasuk lemak jenuh), dan kurang serat.

Konsumsi lemak jenuh tinggi berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol dalam darah serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Mereka yang tidak sarapan juga cenderung kurang bijak dalam memilih makanan di waktu berikutnya.

2. Metabolisme melambat

Pernah merasa tidak lapar meski sudah seharian tidak makan, tetapi makan sedikit bikin merasa lapar lagi? Itu karena makan meningkatkan metabolisme untuk hari itu, menurut sebuah penelitian di The Journal of Nutrition. Mereka menyimpulkan bahwa sarapan sebagai makanan terbesar dalam sehari mencegah penambahan berat badan.

Di pagi hari, tubuh paling efisien dalam mengeluarkan insulin, mencerna makanan, dan proses lainnya di pagi hari setelah istirahat malam yang baik. Menunda makan berarti menunda memulai proses sehat ini.

Baca Juga :  Enam Kebiasaan ini Bisa Merusak Kesehatan Mata
3. Merasa lebih lapar

Sarapan yang sehat tidak hanya memberi energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memulai hari, tetapi juga dapat menstabilkan kadar gula darah untuk mencegah rasa lapar dan iritabilitas terkait sepanjang hari, kata Mary Stewart, ahli gizi dan pendiri Cultivate Nutrition, dalam artikel Yahoo baru-baru ini. Dengan tidak sarapan, tubuh akan mengalami fluktuasi gula darah dan merasa ingin makan apa saja.

4. Penambahan berat badan

Studi menemukan bahwa makan sebagian besar kalori harian seseorang di pagi hari adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang stabil, menurut laporan Life Hack. Di sisi lain, makan makanan yang lebih besar lebih dekat dengan waktu tidur berkorelasi dengan penambahan berat badan.

Simak Dampak Buruk Tidak Sarapan lainnya di halaman berikutnya

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Mengatur Instagram agar Tak Ganggu Kesehatan Mental

Kesehatan

5 Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan, Bisa Mengurangi Stres

Kesehatan

Muncul Ancaman Virus Hendra, Kenali Gejala, Penyebab dan Pencegahannya

Kesehatan

Makanan dan Minuman Ini Ternyata Bisa Obati Ginjal Tanpa Cuci Darah

Kesehatan

Jangan Minum Teh Saat Sedang Haid, Ini Alasannya

Kesehatan

Anak-anak yang terinfeksi Covid-19 Miliki Antibodi Alami Selama 7 Bulan

Kesehatan

Jangan Makan Sendirian Kalau Tidak Ingin di Incar Penyakit Ini!

Kesehatan

Jangan Tidur Dekat HP, Waspada Bahaya Merugikan Anda!