Home / Nasional

Sabtu, 16 April 2022 - 15:05 WIB

Amerika Tuding Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM

Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi/Int

Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi/Int

AMORFATIMEDIA.COM – Pemerintah Amerika Serikat menyebut aplikasi PeduliLindungi melanggar hak asasi manusia. Tudingan itu termuat dalam Laporan Praktik Hak Asasi Manusia di berbagai negara, termasuk Indonesia yang dirilis Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

“Pemerintah membuat Peduli Lindungi, aplikasi ponsel pintar yang digunakan untuk melacak kasus Covid-19,” seperti dikutif dari laporan tersebut, Sabtu, 16 April 2022.

Laporan itu menyebut aplikasi itu berupaya melacak penyebaran virus dengan mewajibkan orang yang memasuki ruang publik untuk melakukan registrasi menggunakan aplikasi.

Aplikasi itu menyimpan informasi tentang status vaksinasi. Laporan menyebut organisasi masyarakat sipil mengkhawatirkan tentang privasi data penduduk.

Baca Juga :  Sah! MK Putuskan Anwar Usman Mundur dari Kursi Ketua

“LSM menyatakan keprihatinan tentang informasi apa yang dikumpulkan oleh aplikasi dan bagaimana data ini disimpan dan digunakan oleh pemerintah,” kata laporan itu.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyayangkan tudingan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang menyebutkan adanya indikasi aplikasi pelacakan Covid-19 Indonesia, PeduliLindungi melakukan pelanggaran HAM.

“Sebagai warga negara dan sebagai anggota parlemen saya wajib mempertanyakan apa dasar Amerika menyampaikan pandangan seperti itu. Apakah cukup dengan sebatas laporan LSM, lalu menjustifikasi bahwa PeduliLindungi itu melanggar HAM?” kata Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 16 April 2022.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Terduga Pengeroyok Ade Armando

Menurut dia, bila menyangkut soal penanganan Covid-19 Amerika Serikat (AS), sebaiknya berguru pada pemerintah Indonesia, khususnya tentang aplikasi pelacak Covid-19 PeduliLindungi.

“Daripada merilis tudingan dugaan pelanggaran HAM, Amerika lebih baik mempelajari bagaimana manfaatnya sistem aplikasi PeduliLindungi dalam mendeteksi Covid-19. Amerika perlu belajar dari Indonesia agar lebih sukses mengendalikan Covid-19,” tegasnya.

Semestinya lanjut dia, Amerika lewat kedutaan yang ada di Indonesia bisa bertanya langsung pada pemerintah apa dan bagaimana sistem PeduliLindungi itu.

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden RI Batalkan Vaksin COVID-19 Berbayar

Nasional

Daftar Tunggu Haji Nyaris 100 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag

Nasional

Daftar PPPK Guru, Pelamar terdaftar di Dapodik tapi tidak ada di Database sscasn.bkn.go.id. Ini Solusinya

Nasional

Miguel Oliveira Persembahkan Kemenangan untuk Pegawai Hotel di MotoGP Mandalika

Nasional

Ini Pesan Ibu Guru Nani yang Viral tentang ‘Nilai Ujian Tak Penting’

Nasional

Rocky Gerung Ingatkan Doktrin Femme Fatale dalam Penanganan Kasus Brigadir J

Nasional

Aturan Baru Mendagri: Nama Tak Boleh 1 Kata, Bagaimana yang Sudah Telanjur?

Nasional

UU TPKS Disahkan, Pemaksa Perkawinan Anak Dihukum 9 Tahun Penjara