Home / Nusantara

Rabu, 14 Juli 2021 - 13:36 WIB

Bantuan KWH di Desa Batu Belubang sarat Kepentingan Politik

KWH yang terpasang disalah satu rumah warga Dusun 2 RT 4 RW 2 Desa Batu Berlubang program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gubernur Kepulauan Riau. Dok Amorfati Media

KWH yang terpasang disalah satu rumah warga Dusun 2 RT 4 RW 2 Desa Batu Berlubang program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gubernur Kepulauan Riau. Dok Amorfati Media

AMORFATIMEDIA.COM, Lingga – Ketika listrik menjadi kebutuhan utama rumah tangga, Marda Yus Darma (37), mengeluhkan pembagian KWH yang berjumlah 51 unit program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) sarat dengan kepentingan Politik.

Pasalnya, Arwan Kepala Desa Batu Berlubang Kecamatan Bakung Serumpun Kabupaten Lingga yang saat ini cuti karena mencalonkan diri kembali sebagai Kepala Desa Batu Berlubang memanfaat program CSR Gubernur Kepulauan Riau sebagai alat politik.

“KWHnya dibagikan untuk orang-orang yang pro ke dia (Arwan Kades Batu Belubang). Ada kurang lebih 20 KWH yang belum dibagikan karena mau dijadikan unsur politik,” kata Marda saat dihubungi Amorfatimediacom, Selasa, 13 Juli 2021 kemarin.

Marda mengatakan, pembagian KWH oleh Pemerintah Desa tidak melibatkan Rukun Tetangga. Padahal, Rukun Tetangga bertujuan untuk meningkatkan kelancaran pelayanan masyarakat diwilayah Desa.

Baca Juga :  PDIP Polisikan Stafsus Gubernur Kepri Penyebar Hoaks Korupsi PDIP

“Saya jumpai dua orang RT, empat warga untuk minta keterangan. RTnya menyampaikan tidak dilibatkan. Sebagian warga bertanya KWH itu dibagikan atas dasar apa, kenapa tidak transparan pembagiannya,” ujar Darma

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batu Berlubang, Ediloy, mengatakan pembagian bantuan KWH di Desa Batu Berlubang belum tepat sasaran.

Sama halnya dengan Darma, pembagian KWH hanya melibatkan satu Rukun Tetangga sementara di Desa Batu Belubang terdapat enam Rukun Tetangga.

“Menurut saya belum tepat sasaran, masih ada masyarakat kita yang layak dapat, tapi tidak dapat. Ada orang-orang tua yang layak dapat, tapi tak dapat. Kalau memang ini bantuan pemerintah, seharusnya Desa menyalurkan ke RT masing-masing. Ini hanya 1 RT saja, dan RT lain tidak tahu. Yang dilibatkan hanya RT 2, Desa Batu Belubang ada 6 RT,” kata Ediloy.

Baca Juga :  Wisatawan Singapura yang Berkunjung ke Kepri Tak Perlu Lagi Tes PCR

Tak hanya itu, Ediloy juga pernah memanggil Kepala Desa Batu Berlubang secara pribadi untuk menanyakan pembagian KWH kepada masyarakat.

“Sementara Pak Kades menyampaikan dia yang melobi PT, berarti kami sebagai masyarakat salah paham, kami mengira bantuan ini dari gubernur, makanya masyarakat banyak protes,” kata Ediloy.

Manager PLN ULP Dabo Singkep, Ilham Wahyudi, saat dihubungi Amorfatimediacom membenarkan jika ada bantuan KWH di Desa Batu Berlubang.

“KWH tersebut adalah bantuan dari program CSR Gubernur Kepulauan Riau,” ujar ilham

KWH yang berjumlah 51 unit…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Bahas Pemilu 2024, Nizar Datangi KPU Lingga

Nusantara

KKB Tembaki Pesawat yang Hendak Mendarat di Bandara Ilaga

Nusantara

Pemutusan Hubungan Kerja PTT dan THL Sepihak, Puluhan Massa datangi Rumah Bupati Lingga

Nusantara

Lewat Bussines Matching, OJK Perluas Akses Pembiayaan Bagi UMKM Lingga

Nusantara

Kedai Qu, Tempat Oleh-Oleh Khas Lingga Jual Produk UMKM

Nusantara

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Lingga Dorong Sinergisitas Antar Semua Komponen

Nusantara

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Lingga Lakukan Sosialisasi

Nusantara

26 Maret 2022 Kasus Covid di Kepri 69563