Home / Gaya Hidup

Minggu, 3 April 2022 - 07:23 WIB

Cara Mengatur Keuangan Gaji 2 Juta agar Cukup dalam Sebulan

ILustrasi/Int

ILustrasi/Int

AMORFATIMEDIA.COM Mengatur uang memang bukan perkara mudah, terlebih jika gaji yang diperoleh terbilang kecil, sedangkan kebutuhan hidup semakin mahal.

Berikut cara mengatur uang gaji 2 juta agar bisa cukup dalam sebulan.

Buatlah skala prioritas

Seringkali, ketika gaji baru masuk ke rekening, kita sudah membayangkan untuk membeli semua barang yang diinginkan. Bahkan, kalau perlu, keranjang di platform e-commerce harus segera dikosongkan.

Sayangnya, jika kamu mengikuti nafsu untuk berbelanja konsumtif, maka sudah dapat dipastikan gajimu tidak akan cukup untuk bertahan hidup.

Maka dari itu, dengan gaji 2 juta ini, kamu harus bisa mengelolanya dengan bijak. Salah satunya adalah dengan membuat skala prioritas, di mana kamu harus bisa membedakan antara barang yang termasuk kebutuhan dan mana yang sekadar keinginan.

Barang yang termasuk kebutuhan adalah mereka yang jika tidak segera dipenuhi dapat mengganggu aktivitas keseharian. Seperti makanan, obat-obatan, keperluan rumah tangga (sabun, shampoo, pasta gigi, dan lain-lain), bensin, kuota internet, tagihan listrik dan air, serta masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Tunanetra Ini Buktikan Disabilitas Bisa Punya Segudang Prestasi

Sedangkan untuk barang yang termasuk keinginan adalah barang yang jika tidak kamu beli saat itu juga, kamu masih bisa hidup dengan normal alias tidak akan mengganggu produktivitasmu. Dalam hal ini, produk-produk tersebut bisa berupa pakaian baru, gadget, langganan Netflix maupun Spotify, dan lain sebagainya.

Terapkan prinsip keuangan yang sesuai gaya hidup

Dalam dunia literasi finansial, ada banyak cara mengatur uang gaji 2 juta sesuai dengan gaya hidup.

Salah satu konsep paling populer ialah aturan 50-30-20 yang dikenalkan oleh senator Amerika Serikat, Elizabeth Warren.

Dalam konteks ini, ia menyarankan untuk memecah penghasilan utama menjadi 3 kategori, yakni 50 persen untuk memenuhi kewajiban dan kebutuhan, 30 persen untuk hiburan atau memenuhi keinginan, dan 20 persen untuk menabung atau berinvestasi.

Baca Juga :  Cara Mudah Memasang File ads.txt Untuk Adsense di WordPress

Apabila konsep keuangan yang dikenalkan oleh Warren kurang cocok, kamu bisa menggunakan formula 40-30-20-10 yang juga terkenal.

Dalam hal ini, persentase tersebut dibagi menjadi 40 persen untuk kebutuhan hidup, 30 persen untuk membayar cicilan/utang, 20 persen untuk tabungan, sedangkan 10 persen yang lain dapat digunakan untuk kebaikan atau beramal.

Masih belum cocok dengan kedua konsep di atas? Kamu juga bisa menerapkan prinsip 80-20 yang dipopulerkan oleh Pareto dalam hal manajemen keuangan.

Prinsip Pareto mengajarkan kita bahwa 80 persen peristiwa yang terjadi di hidup kita disebabkan oleh 20 persen usaha yang kita lakukan.

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan 80 persen gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup, sedangkan 20 persennya disisihkan untuk ditabung atau investasi masa depan.

Dengan demikian, diharapkan tabungan 20 persen yang rutin kamu sisihkan tiap bulan dapat membantu 80 persen kehidupanmu di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Begini Cara Melacak Nomor HP Lewat Lewat Internet

Gaya Hidup

Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Ratusan Patung Bergigi Manusia Asli

Gaya Hidup

Minum Ini Sebelum Tidur, Bantu Bakar Lemak di Perut

Gaya Hidup

Mahasiswa Tunanetra Ini Buktikan Disabilitas Bisa Punya Segudang Prestasi

Gaya Hidup

5 Penyakit Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Gaya Hidup

Bahasa Jawa Ternyata Digunakan di Lima Negara Dunia

Gaya Hidup

Harganya Cabai Makin Pedas, Berikut Cara Mengawetkannya

Gaya Hidup

5 Tips Mengatasi Cemburu Anak dengan Kehadiran Adik Barunya