Home / Nasional

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:11 WIB

Di Indonesia Batu Bata dibuat Wajib SNI, Jokowi: Logika Kadang Nabrak-nabrak

Jokowi. (Ilustrasi: Imam Yunni)

Jokowi. (Ilustrasi: Imam Yunni)

AMORFATIMEDIA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibuat geram lantaran produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih dipersulit untuk masuk dalam e-katalog pemerintah karena diwajibkan berlabel SNI.

Jokowi sebelum mendesak Kepala LKPP, Abdullah Azwar Anas agar tidak mempersulit kepala daerah, BUMN ataupun pengusaha lokal agar barang-barang yang digunakan tidak selalu harus di SNI-kan.

“Sekarang sudah saya sampaikan kepada Kepala LKPP, jangan ruwet-ruwet kaya dulu lah. Semua produk harus SNI, semua produk harus SNI, yang kecil-kecil mana bisa. produk-produk lokal mana bisa kalau semuanya diminta SNI semuanya,” ujar Jokowi saat memberikan pengarahan terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di JCC, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 di Lingga Menurun Jadi 27 Kasus

Dia mengatakan saat ini tak semua produk harus SNI. Dia menyebut produk SNI hanya yang berhubungan dengan keselamatan seperti helm dan kabel listrik.

“Sekarang tidak wajib, sekarang yang wajib hanya barang-barang yang berkaitan dengan keselamatan itu harus SNI, contoh helm,” ucapnya.

Baca Juga :  Dengan Cara Ini, Impotensi Akibat Diabetes Bisa Diatasi

Namun, Jokowi menyayangkan masih ada pihak yang belum mengerti hal tersebut. Bahkan, masih ada pihak yang ingin batu bata dan pasir di SNI-kan.

“Tapi kalau batu bata masa minta SNI. kapan mereka bisa masuk e-katalog? gak mungkin, logika-logika kita kadang-kadang nabrak-nabrak gak mungkin toh,” ucap Jokowi.

Jokowi pun mewanti-wanti agar tidak sembarangan memasukkan barang impor dengan dalih barang lokal ke e-catalog.

(Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Nasional

Persiapkan Diri, Pemerintah Akan Buka 1 Juta Formasi CPNS dan PPPK 2022

Nasional

Seleksi Guru PPPK 2022 Segera Dibuka, Guru Honorer Siap-Siap Ikut

Nasional

Jadi Tersangka, Haris Azhar: Saya Bisa Dipenjara, tapi Kebenaran Tidak

Nasional

Aturan Baru Mendagri: Nama Tak Boleh 1 Kata, Bagaimana yang Sudah Telanjur?

Nasional

Rocky Gerung Ingatkan Doktrin Femme Fatale dalam Penanganan Kasus Brigadir J

Nasional

Sah! MK Putuskan Anwar Usman Mundur dari Kursi Ketua

Nasional

Siap-siap, Jokowi Setuju Tarif Listrik 3.000 VA Bakal Naik

Nasional

Asal-usul THR di Indonesia dan Protes para Buruh