Home / Nusantara

Senin, 19 Juli 2021 - 09:24 WIB

Diduga Ada Pengaturan Lelang Paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri

Berita Acara Klarifikasi dan pembuktian kualifikasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa tertanggal 7 Juli 2021 yang ditandangi oleh dua Pokja yakni Martin P. Sipahutar dan Rakhel Kandalia Ginting.

Berita Acara Klarifikasi dan pembuktian kualifikasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa tertanggal 7 Juli 2021 yang ditandangi oleh dua Pokja yakni Martin P. Sipahutar dan Rakhel Kandalia Ginting.

AMORFATIMEDIA.COM – Dugaan adanya pengaturan dalam proses pelelangan atau tender paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 1.171.168.000 menuai kecurigaan.

Direktur CV. Tuah Berhala, Elgun Al Ghazali mengatakan terciumnya pola permainan untuk memenangkan salah satu peserta lelang jelas terlihat. Paket proyek tersebut patut menjadi sorotan publik maupun aparat penegakan hukum.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi Kepri transparan dalam pelelangan ini. Proyek ini menyangkut kepentingan masyakarat dan nilainya cukup besar, jadi seharusnya setiap penyelenggara harus fair, harus mendidik, harus ada persaiangan usaha yang sehat,” ujar Elgun saat dihubungi amorfatimedia.com pada Senin, 19 Juli 2021 di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Sepeken Nihil, Kasus Baru Covid-19 di Lingga Kepri Kembali Muncul

Dari informasi yang dihimpun amorfatimedia.com, proses pelelangan paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri diduga hanya formalitas belaka. Sebab dari hasil seleksi, diduga tidak dijalankan sesuai dengan prosedur.

Sebelum ada pengumuman resmi dari Kantor Layanan Pengadaan Barang/Jasa (KLPBJ) Pemerintah Provinsi Kepulaun Riau, CV. Tuah Berhala sudah dilakukan klarifikasi dan pembuktian kualifikasi sesuai dengan Berita Acara Klarifikasi dan pembuktian kualifikasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Nomor : 141/UKPBJ-KEPRI/BA-KLA/2021 tertanggal 7 Juli 2021 yang ditandangi oleh dua Pokja yakni Martin P. Sipahutar dan Rakhel Kandalia Ginting.

Namun, pada saat pengumuman, CV. Baharu Segantang pemenang Paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Hut ke-3, Bawaslu Lingga Bagikan Sembako kepada Masyarakat

“Sudah jelas dalam pembuktian kualifikasi, pokja pemilihan tidak perlu meminta seluruh dokumen kualifikasi apabila data kualifikasi peserta sudah terverifikasi oleh dua Pokja. Pada saat pengumuman, tiba-tiba pembuktian kualifikasi untuk CV. Tuah Berhala tidak mempunyai alamat kantor yang benar. Ini kan aneh,” kata Elgun.

Dari penelusuran amorfatimedia.com, Paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri diikuti delapan belas peserta dengan penawaran yang berbeda. CV. Tuah Berhala pada urutan pertama yang mengajukan penawaran Rp. 987.800.000, urutan kedua CV. Baharu Segantang Berlian Rp. 995.492.800 dan urutan ketiga CV. Rejang Bahari Rp. 1.067.680.000.

Elgun meminta Kelompok Kerja…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Over Kapasitas, 28 Ekor Buaya di Lingga Dievakuasi ke Batam

Nusantara

Melayu Lingga Kepri Selenggarakan Haul Jamak Menjelang Ramadan

Nusantara

Arkeolog Teliti Perahu Bercadik Khas Nusantara di Lingga

Nusantara

Laksanakan perintah Kapolri, Polsek Daik Lingga Kepri buka gerai Vaksinasi Covid-19

Nusantara

Kunjungan Kerja ke Lingga, Wakil Gubernur Kepri Tinjau Vaksinasi dan Sunat Massal

Nusantara

Warga Ancam Demo, PLN Daik Lingga Minta Maaf

Nusantara

Pengembangan Bandara di Karimun Dapat Lampu Hijau dari KLHK

Nusantara

Semua Pelabuhan di Kepri untuk Wisatawan Mancanegara di Izinkan Masuk