Home / Nasional

Kamis, 21 April 2022 - 16:10 WIB

Diusut Dewas, Kemungkinan Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Diterima Berkelompok

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Diusut Dewas, Kemungkinan Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Diterima Berkelompok. DOK.SINDOnews  Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:41 WIB oleh Raka Dwi Novianto dengan judul

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Diusut Dewas, Kemungkinan Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Diterima Berkelompok. DOK.SINDOnews Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:41 WIB oleh Raka Dwi Novianto dengan judul "MAKI Laporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar ke Kejagung". Dok. SINDOnews

AMORFATIMEDIA.COM – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) tengah menelisik kemungkinan dugaan gratifikasi Wakil Ketua Lili Pintauli Siregar tidak diterima secara individu namun berkelompok. Meskipun, Dewas mengaku masih belum bisa memastikan hal tersebut.

“Lagi dicari belum tahu kan kelompok berapa orang, belum ngerti ini lagi cari bahannya,” kata Albertina Ho di Gedung KPK Lama, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 21 April 2022.

Dewas KPK meminta agar semua pihak yang diperiksa terkait dugaan penerimaan gratifikasi Lili Pintauli dapat bersikap kooperatif. Albertina mengatakan, sikap kooperatif dan keterangan yang sesungguhnya dan apa adanya yang disampaikan ke Dewas bakal mempercepat penyelesaian dugaan penerimaan gratifikasi tersebut.

Baca Juga :  DPR Anggarkan Rp48,7 Miliar untuk Ganti Gorden dan Rp11 Miliar Pengaspalan Area Gedung

“Kalau keterangan diberikan tidak apa adanya maka tidak selesai-selesau nanti, kan gitu,” katanya.

Dewas telah meminta keterangan seorang pegawai PT Pertamina berkenaan dengan dugaan grarifikasi tersebut. Namun, Albertina enggan mengungkapkan identitas pegawai yang diperiksa tersebut.

Albertina mengatakan, Dewas akan memeriksa berbagai pihak guna mengusut dugaan penerimaan gratifikasi dimaksud. Dewas mengaku bakal mengumpulkan bukti dan keterangan terkait kasus tersebut.

Baca Juga :  Mulai Besok, Tenaga Kerja Asing Dilarang Masuk RI

“Setiap saat, ada hari ini, ada besok, ada yang begitu. Hari ini untuk klarifikasi hari ini sudah selesai,” katanya.

Sebelumnya, Dewas mengaku juga berencana memeriksa Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. Namun pemeriksaan terhadap Nicke belum dilakukan pada hari ini.

“Hari ini satu orang saja, saya tidak bilang dirutnya tapi dari pertamina ada yang sudah datang, sudah selesai. Tapi ada yang waktu lain lagi,” katanya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pembawa Pesan Perdamaian di Korea Selatan, Megawati Terima Gelar Profesor

Nasional

Daftar Tunggu Haji Nyaris 100 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag

Nasional

Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah Dihapus Mulai Tahun 2023

Nasional

Jokowi Izinkan Warga Tak Pakai Masker, Epidemiolog: Harus Dirincikan

Nasional

4 Striker Legendaris di ONE Championship yang Tanding Ratusan Kali

Nasional

Jual Beli Motor Bekas Resmi Kena Pajak 1,1 Persen

Nasional

Asal-usul THR di Indonesia dan Protes para Buruh

Nasional

UAS Ditolak Masuk ke Singapura, Dubes RI di Singapura Beri Penjelasan