Home / Islam Digest

Jumat, 15 April 2022 - 05:19 WIB

Dosa Riba dan Konsekuensi yang Tidak Dapat Dicabut

Ilustrasi Riba/Int

Ilustrasi Riba/Int

AMORFATIMEDIA.COM – Riba adalah salah satu dari tujuh besar dosa dan tindakan kesalahan yang sangat dihukum untuk diri sendiri dan orang lain. Seseorang menjadi bersalah karena melakukan salah satu dosa yang paling keji dan sangat diperingatkan dalam Islam.

Al-Qur’an memperingatkan kita tentang perang dengan Allah dan Rasul-Nya, dan kehinaan baik di dunia maupun di akhirat, menandakan bahwa riba adalah hal yang tidak dianggap enteng dalam agama Islam.

Kesalahpahaman yang Meluas Tentang Riba

Klaim seperti “Jika Anda membeli rumah pertama Anda maka Anda diperbolehkan untuk membelinya dengan bunga” atau “Bunga sama dengan keuntungan” hanya akan datang dari orang-orang yang salah informasi mengenai realitas riba yang sebenarnya.

Baca Juga :  Bikin curiga Rusia, Jurnalis Rusia Temukan Indomie di Bekas Markas Pasukan Ukraina

Kesalahpahaman yang serius di antara orang-orang adalah bahwa hanya mereka yang secara langsung berurusan dengan riba yang akan menerima hukuman dari Allah. Namun, kita harus merenungkan hadits yang sangat penting ini:

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim, no. 1598).

Argumentasi bahwa ‘Bunga tidak sama dengan riba dan hanya riba yang dilarang’ adalah argumen yang sia-sia. Islam tidak membedakan antara bunga minimal dan bunga selangit, karena keduanya sama-sama dilarang.

Baca Juga :  Tak Terbantahkan! Inilah Bukti Islam adalah Agama Kebenaran
Konsekuensi Berurusan dengan Riba

Allah berjanji untuk menghancurkan bunga. Al-Qur’an memperingatkan kita:

“Allah memusnahkan bunga dan memberikan peningkatan untuk amal. Dan Allah tidak menyukai setiap orang kafir yang berdosa” (Surat Al Baqarah; 2:276)

Oleh karena itu, kekayaan yang dikumpulkan melalui transaksi berbasis riba tidak akan mendapatkan berkah, meskipun ada peningkatan dalam uang kertas.

Ketika seseorang melanggar tanpa mengindahkan peringatan, hati mereka menjadi mati dan mereka tidak merasa menyesal atas dosanya. Demikian pula, orang yang terlibat dalam riba mungkin merasa bersalah dengan transaksi awal mereka.

Share :

Baca Juga

Islam Digest

Bayar Utang Puasa Dulu atau Puasa Syawal? Begini Penjelasannya

Islam Digest

Ternyata Ini yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW Sebelum Memulai Bisnis

Islam Digest

Cara Mandi Junub yang Benar Menurut Ajaran Rasulullah SAW

Islam Digest

Mengapa Sholat Lima Waktu Begitu Istimewa dalam Islam, Simak Alasannya!

Islam Digest

Mengenal Allah Lebih Dekat

Islam Digest

Tips Mengkhatamkan Alquran hingga 3 kali di Bulan Ramadhan

Islam Digest

Mengulik Burung dalam Alquran, Burung Hud-Hud

Islam Digest

Iman Kepada Takdir Allah dan Hikmahnya