Home / Nusantara

Rabu, 15 Juni 2022 - 13:14 WIB

Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora, Mantan Gubernur Kepri Akan Diperiksa

Ilustrasi Edi Wahyono

Ilustrasi Edi Wahyono

AMORFATIMEDIA.COM – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) dikabarkan akan memangil mantan Gubernur Kepri, Isdianto pada 27 Juli 2020 sampai 12 Februari 2021.

Pemanggilan ini terkait dugaan korupsi dana hibah Pemprov Kepri tahun anggaran 2020 dengan kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 20 miliar.

Wakil Direskrimsus, AKBP Nugroho Agus mengatakan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kasus pengungkapan dana hibah Dispora Kepri pada Klaster pertama.

Hal itu sesuai dengan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pemeriksaannya pada minggu ini,” ujarnya, Rabu (15/6/2022).

Tak hanya Isdianto, nama Ari Rosandi juga masuk dalam proses pemeriksaan kasus klaster pertama ini. Penyidik Polda diminta melengkapi berkas dengan keterangan dari mantan Gubernur Kepri, Isdianto dan beberapa nama termasuk Ari.

Baca Juga :  Kepri Minta Diskresi Pusat Izin Kelayakan Kapal Nelayan

Sebelumnya, Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Kepri tahun anggaran 2020 itu terungkap dari hasil penyelidikan kepolisian.

“Dari penyidik, total kerugian dari korupsi dana hibah Pemprov Kepri ada sekitar Rp 20 miliar,” kata Agus.

Kasus Korupsi hibah Provinsi Kepri dibagi oleh pihaknya menjadi empat klaster kasus korupsi hibah APBD tahun 2020 dengan saksi dan pelaku yang berbeda-beda.

“Setiap klaster memiliki saksi kunci masing-masing,” ucap Agus.

Baca Juga :  7 CPNS di Kepri Mundur, Ansar Ahmad: Mereka yang Rugi

Ia menjelaskan, untuk klaster pertama, dana hibah Dispora Kepri kepolisian telah menetapkan enam orang tersangka. Lima di antaranya telah ditahan polisi, dan satu lainnya dalam pengejaran kepolisian.

“Untuk klaster kedua, belum bisa dibeberkan detail kasusnya. Klaster ketiga dan keempat akan disampaikan ke publik jika kasus tersebut telah rampung penyelidikan,” papar Agus.

Agus menyebutkan, pembagian kluster korupsi dana hibah Pemprov Kepri APBD tahun 2020 itu dilakukan kepolisian untuk memudahkan penyelidikan pengungkapan kasus.

(Kadri/Pram)

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Share :

Baca Juga

Nusantara

Tongkang Nyaris Tenggelam di Kepri, Belasan Kontainer Jatuh ke Laut

Nusantara

29 Agustus 2021, Positif Covid di Kepri 51.315

Nusantara

Kepri Terapkan Tilang Elektronik Mulai 22 September 2022

Nusantara

PPNI RSUD Encik Maryam Lingga Bagi-Bagi Takjil Gratis ke Pengendara Motor

Nusantara

Warga Ancam Demo, PLN Daik Lingga Minta Maaf

Nusantara

BNNP Kepri Gerebek Pabrik Sabu di Batam, 1 Pelaku Mantan Polisi Malaysia

Nusantara

Pemprov Kepri Cari Solusi untuk 7.000 Tenaga Honorer yang Akan di Hapus

Nusantara

MAKI Laporkan Dugaan Penyelundupan Limbah Beracun di Kepri