Home / Nusantara

Sabtu, 30 April 2022 - 11:35 WIB

Gegara Tanya THR, Karyawan Ngaku Dipecat dan Digugat Rp 1 M

Ilustrasi Int

Ilustrasi Int

AMORFATIMEDIA.COM – Syamsul Arif Putra, karyawan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), digugat perusahaannya sebesar Rp 1 miliar karena diduga menyebarkan informasi bohong.

Tak hanya itu, Syamsul mengaku juga dipecat oleh perusahaannya karena menanyakan soal tunjangan hari raya (THR). Syamsul menerangkan pemecatan itu bermula ketika dirinya menanyakan THR kepada salah seorang pimpinan di perusahaannya.

Dalam perjalanannya, Syamsul mengaku diberhentikan secara mendadak oleh perusahaan melalui informasi lisan oleh pihak perusahaan tanpa ada persuratan.

“Saya diberhentikan secara sepihak. Itu pun tidak legal menurutku, karena diberhentikan secara lisan ji, tidak bilang bertanda tangan kemudian diberikan, ya surat pemberhentianlah,” ujar samsul seperti dilansir amorfatimedia.com, Sabtu, 30 April 2022.

Disnaker Makassar sebelumnya sudah memanggil pihak perusahaan PT Karya Alam Selaras untuk dimediasi dengan karyawannya, Rabu (27/4).

Disnaker mengaku pihak perusahaan sudah menyinggung terkait rencana tuntutannya kepada bekas pegawainya saat dimediasi sebelumnya. Namun pihaknya tidak ambil pusing dengan dalih bukan ranahnya.

“Itu sudah disampaikan ke kami sebenarnya. Makanya waktu itu saya bilang, itu urusannya bapak, urusan kami hanya segera bayarkan THR-nya, akhirnya disepakati dibayarkan THR-nya secara proprosional,” kata Ariansyah.

Saat itu pihaknya baru menyelesaikan persoalan pembayaran THR. Sementara soal PHK berdasarkan aturannya mesti dirundingkan khusus lebih dulu antara perusahaan dan karyawan (bipartit) sebelum dibahas bersama Disnaker (tripartit).

“Itu harus ada SOP-nya, kecuali sudah buntu bipartit, baru naik ke tingkat tripartit. Di sinilah Disnaker bisa menggali kenapa PHK ini bisa terjadi. Jadi kita belum bisa pastikan apa penyebab karyawan tersebut di-PHK,” jelas Ariansyah

Share :

Baca Juga

Nusantara

Warga Ancam Demo, PLN Daik Lingga Minta Maaf

Nusantara

Akhirnya, Gubernur Sudah Bisa ‘Lagi’ Berikan Izin Pertambangan

Nusantara

Desa Teluk Lingga Dalam Cengkraman Tambang Pasir Kuarsa

Nusantara

Kepri Minta Diskresi Pusat Izin Kelayakan Kapal Nelayan

Nusantara

Ibu Gorok 3 Anak di Jateng, Begini Alasannya

Nusantara

Khawatir Tak Cukup, Pemkab Karimun Minta Tambah Kuota BBM

Nusantara

Bahas Pemilu 2024, Nizar Datangi KPU Lingga

Nusantara

MA Tolak Kasasi Pemkab Lingga, dan Wajib Bayar 14 Milyar