Home / Nasional

Senin, 18 Juli 2022 - 16:18 WIB

Google hingga WhatsApp Belum Daftar PSE ke Kominfo, Terancam Diblokir?

Ilustrasi logo Instagram, Facebook, Whatsapp

Ilustrasi logo Instagram, Facebook, Whatsapp

AMORFATIMEDIA.COM – Batas waktu pendaftaran penyelenggara sistem elektronik (PSE) lingkup privat ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tinggal dua hari lagi.

Namun hingga siang hari ini, Senin, 18 Juli 2022, laman pse.kominfo.go.id menunjukkan sejumlah PSE asing terkenal seperti Google, Twitter, Instagram, Facebook, WhatsApp, hingga Netflix belum mendaftarkan platform-nya.

Hingga berita ini diunggah, tercatat di situs tersebut ada 87 PSE asing yang telah mendaftar. Namun belum ada nama-nama platform besar tersebut. Adapun beberapa PSE asing yang cukup populer dan telah telah mendaftar adalah TikTok, Telegram, dan Spotify.

Padahal pemerintah telah mengumumkan bakal memblokir PSE lingkup privat yang tak mendaftarkan platformnya hingga 20 Juni 2022 tersebut. Pengumuman yang telah disampaikan berulang kali itu di antaranya mengimbau PSE melaporkan lewat Online Single Submission (OSS).

Baca Juga :  Peringatan ke-67 KAA di Bandung, dari Indonesia Menuju Solidaritas Dunia

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan menyebutkan PSE lingkup privat privat asing wajib mendaftarkan platform sebelum melakukan kegiatan secara digital di Indonesia. Kominfo menyatakan sudah mengingatkan para PSE sejak 2 tahun lalu untuk mendaftar melalui OSS tersebut.

“Per 20 Juli 2022 nanti setiap PSE yang beroperasi di Indonesia wajib terdaftar. Bila tidak terdaftar, maka sanksinya akan dilakukan pemutusan akses atau pemblokiran,” kata Semuel, dilansir dari laman resmi Kominfo pada Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga :  Pengumuman! Bawaslu RI Buka Lowongan 125 Timsel Calon Anggota Bawaslu Provinsi

Kewajiban itu sesuai dengan Pasal 6 Peraturan Pemerintah No. 71/2019 tentang penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik dan Permenkominfo No. 5 Tahun 2020. Adapun tiap PSE di Indonesia wajib tunduk pada ketentuan dan regulasi yang ada di Indonesia, baik domestik maupun asing.

Lebih jauh, kata Semuel, sebelum Kominfo melakukan pemblokiran, PSE yang belum mendaftar akan diberikan teguran tertulis terlebih dahulu. Berikutnya, pemerintah akan melakukan penghentian sementara, hingga akhirnya pemutusan tetap.

Selanjutnya: Apa respons Google, WhatsApp dkk?

Share :

Baca Juga

Nasional

Miguel Oliveira Persembahkan Kemenangan untuk Pegawai Hotel di MotoGP Mandalika

Nasional

Harga BBM Justru Turun di SPBU Vivo, Satu Perusahaan dengan Ponsel Vivo?

Nasional

Kuasa Hukum Brigadir J Diusir, Mahfud MD: Pengacara Brigadir J Tak Harus Diundang Saat Rekonstruksi

Nasional

Seleksi Guru PPPK 2022 Segera Dibuka, Guru Honorer Siap-Siap Ikut

Nasional

Satpam Cleaning-service Tak Masuk Pendataan Non-ASN

Nasional

Pengacara Brigadir J Heran Dengan Hasil Autopsi Kedua

Nasional

Bebas Bersyarat, Habib Rizieq Sebut Bukan dari Parpol atau Kekuasaan

Nasional

Polisi selidiki kasus penyalahgunaan BBM Bersubsidi