Home / Nasional

Kamis, 31 Maret 2022 - 08:33 WIB

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Tak Mau Rugi

Ilustrasi bahan bakar minyak nonsubsidi/Anhar Rizki Affandi

Ilustrasi bahan bakar minyak nonsubsidi/Anhar Rizki Affandi

AMORFATIMEDIA.COM – Tren kenaikan harga dalam perekonomian kita masih terus terjadi. Kali ini, giliran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang mengalami kenaikan jelang Ramadhan 2022.

Sementara Pertalite menjadi jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP), menggantikan Premium.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi harga keekonomian bahan bakar minyak atau BBM RON 92 jenis Pertamax bisa menembus Rp16.000 per liter pada April 2022.

”Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Menteri ESDM, saat ini kita masih mencermati harga minyak ini. Kalau berkepanjangan, memang bebannya berat juga, baik ke APBN, Pertamina, maupun sektor lainnya,” ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Baca Juga :  Dua Belas Jabatan Luhut Pandjaitan pada Era Pemerintahan Jokowi

Dia menjelaskan, harga BBM naik lantaran masih tingginya harga minyak dunia yang berada di atas 100 dolar AS per barel.

Demikian halnya dengan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia crude price (ICP). ICP sementara Maret 2022 per tanggal 24 sebesar 114,55 dolar AS per barel, padahal per tanggal 1 Maret 110,14 dolar AS per barel.

Bahkan ICP rata-rata Februari 95,7 dolar AS per barel. Jadi masih tinggi trennya.

Menurut Agung, konflik geopolitik Ukraina dan Rusia masih menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga.

Baca Juga :  Pendaftaran Dibuka Agustus 2022, 21 Parpol Sudah Miliki Akun Sipol

Sebab, pasokan minyak mentah dari Rusia dan Kazakhstan terganggu akibat kerusakan pipa Caspian Pipeline Consortium yang berdampak pada berkurangnya pasokan ke Uni Eropa.

Sementara itu, batas atas harga jual jenis BBM umum RON 92 untuk Maret 2022 Rp14.526 per liter.

Harga tersebut merupakan cerminan harga keekonomian BBM RON 92 berdasarkan formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum.

”Dalam menghitung harga keekonomian atau batas atas bulan Maret tersebut, mempertimbangkan realisasi perkembangan harga bulan sebelumnya, yaitu Februari. Padahal Februari 2022, harga minyak belum setinggi bulan ini,” katanya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Rocky Gerung Ingatkan Doktrin Femme Fatale dalam Penanganan Kasus Brigadir J

Nasional

Ini Pesan Ibu Guru Nani yang Viral tentang ‘Nilai Ujian Tak Penting’

Nasional

Aturan Terbaru, Naik pesawat tak perlu lagi PCR

Nasional

Tak Bayar Upah Lembur saat Libur Nasional, Pengusaha Bisa Dipidana

Nasional

Politikus PDIP yakin Febri dan Rasamala profesional bela Ferdy Sambo dan istri

Nasional

Dua Belas Jabatan Luhut Pandjaitan pada Era Pemerintahan Jokowi

Nasional

Kuasa Hukum Brigadir J Diusir, Mahfud MD: Pengacara Brigadir J Tak Harus Diundang Saat Rekonstruksi

Nasional

Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah Dihapus Mulai Tahun 2023