Home / Islam Digest

Senin, 30 Mei 2022 - 13:21 WIB

Iman Kepada Takdir Allah dan Hikmahnya

Ilustrasi. detikcom

Ilustrasi. detikcom

AMORFATIMEDIA.COM – Iman dalam bahasa Arab berarti percaya. Menurut istilah, iman ber arti membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamal kan dengan perbuatan. Seseorang dapat dikatakan sebagai Mukmin atau orang yang beriman apabila memenuhi tiga unsur tersebut.

Dalam Islam, dikenal ada enam rukun iman. Salah satunya adalah iman kepada takdir. Iman kepada takdir memiliki kedudukan yang tidak kalah penting dalam agama Islam. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya dalil dalam Alquran ataupun sunnah yang membahas hal tersebut.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya oleh Malaikat Jibril tentang iman. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

أَنْ تُؤمِنَ بِاللهِ وَ مَلَئِكَتِهِ وَ كُتُبِهِ وَ رُسُلِهِ وَ اليَوْمَ الْآخِرِ وَ تُؤمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir (Kiamat), serta beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.” (HR. Muslim, no. 8)

Baca Juga :  Dengan Cara Ini, Impotensi Akibat Diabetes Bisa Diatasi
Apa Saja yang Termasuk Takdir Allah?

Takdir Mubram adalah ketentuan mutlak dari Allah dan manusia tidak dapat ikut campur tangan. Misalnya adalah jodoh hingga terjadinya hari kiamat.

Takdir Muallaq adalah ketentuan Allah yang mengikut sertakan eran manusia melalui usaha dan ikhtiar. Contohnya, keberhasilan anak meraih prestasi dengan giat belajar.

Qada adalah ketetapan, hukum, atau kehendak dari Allah SWT. Sebelum adanya proses kehidupan, Allah telah menuliskan apa yang akan terjadi dan disebut dengan Qada, seperti kelahiran dan kematian.

Qadar adalah ketentuan atau kepastian dari Allah SWT yang pasti, sudah ditetapkan oleh Allah SWT baik yang telah, sedang, atau akan terjadi. Contohnya adalah seseorang yang bekerja keras hingga mendapatkan kecukupan.

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Nama Menteri Baru dan yang Dicopot Jokowi
Apa Hikmah Dirahasiakannya Takdir Allah bagi Manusia?

Dikutip dari buku ‘Ibadah Hati’ karya Lalu Heri Adrizal Lc, dkk dirahasiakannya takdir Allah SWT dari manusia untuk menyadari bahwa Dia lebih mengetahui kemaslahatan hamba dan apa saja yang bermanfaat baginya.

Selain itu, fungsi lainnya adalah menyadarkan diri manusia untuk menunggu pahala yang besar dan ganjaran yang banyak, seperti yang dijanjikan oleh Allah bagi yang sedang ditimpa musibah dan bersabar.

Terakhir, fungsi iman kepada takdir adalah menyadarkan manusia bahwa semua keputusan dan permasalahan milik atau wewenang Rabbul Alamin. Tugas manusia hanya lah berserah diri dan tunduk kepada-Nya.

(Rodal/Pur)

Share :

Baca Juga

Islam Digest

Ternyata Ini yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW Sebelum Memulai Bisnis

Islam Digest

Puasa Syawal Menggenapi Puasa Ramadan dan Pahala Puasa 1 Tahun

Islam Digest

4 Perbuatan Sepele yang Membatalkan Shalat

Islam Digest

Keutamaan Sholat Tepat Waktu, Sebagai Petunjuk dan Keselamatan

Islam Digest

Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360, Ilmuwan Kaget!

Islam Digest

Berbisnis dengan Sukses Ala Rasululah SAW

Islam Digest

Wajib Dicoba! 4 Jenis Obat yang Disebut dalam Alquran

Islam Digest

Wajib Diketahui! Adab Buang Hajat dalam Islam Berdasarkan Hadis