Home / Gaya Hidup

Senin, 26 September 2022 - 08:15 WIB

Ingin Tidur Nyenyak seperti Bayi? Coba Terapankan Aturan 10-3-2-1-0

Ilustrasi tidur. FOTO/istockphoto

Ilustrasi tidur. FOTO/istockphoto

AMORFATIMEDIA.COM – Gaya hidup sangat mempengaruhi jam biologis yang mempengaruhi siklus tidur-bangun. Gaya hidup yang buruk berarti akan membuat kualitas tidur juga buruk.

Demikian diungkapkan dokter Narendra Shetty yang dilansir dari Indian Express, Jumat, 23 September 2022. Menurut dia, tidur adalah keadaan restoratif yang sangat penting untuk semua fungsi saraf, metabolisme, dan biologis dalam tubuh.

Kurang tidur dapat menyebabkan beberapa gangguan gaya hidup seperti penyakit kardiovaskular, penyakit neurovaskular, kondisi autoimun, gangguan psikologis, dan sebagainya,” kata Narendra Shetty, kepala petugas kesehatan, Kshemavana.

Karena itu, sangat penting untuk tidur minimal 7-8 jam di malam hari. Tetapi banyak orang merasa sulit untuk melakukannya. Karena itu, cobalah mengikuti aturan tidur seperti bayi yang bisa diadopsi orang dewasa, namanya Aturan 10-3-2-1-0.

Aturan ini terdiri dari:
-10 jam sebelum tidur: Batasi kafein
-3 jam sebelum tidur: Batasi makanan yang dapat menyebabkan sakit perut
-2 jam sebelum tidur: Batasi pekerjaan rumah
-1 jam sebelum tidur: Batasi waktu layar
-0 jam: Waktu akan menekan tombol snooze

Baca Juga :  BI dan Pemerintah Luncurkan Rupiah Terbaru, Ada Gambar 'Misterius'

Navneet Sood, konsultan senior penyakit saluran pernapasan di India, aturan tidur 10-3-2-1-0 adalah pendekatan sederhana untuk mengingat beberapa praktik sebelum tidur yang sehat.

“Strategi ini membantu tidur tepat waktu, tidur lebih nyenyak, dan bangun dengan istirahat yang cukup dan siap untuk bertempur keesokan paginya,” katanya kepada indianexpress.com.

Sood mengatakan bahwa efek stimulasi kafein tetap berada dalam aliran darah selama sekitar 10 jam. Demikian pula, menyelesaikan makan besar atau minum alkohol tiga jam sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur normal, mengurangi kualitas tidur yang sangat baik.

Shetty setuju, dia mengatakan bahwa ketika makan mendekati waktu tidur, proses pencernaan dan asam lambung tidak dapat berfungsi secara efektif ketika tubuh dalam posisi horizontal, sehingga memperparah refluks asam dan gangguan pencernaan.

Dia lebih lanjut menyarankan untuk merelaksasi otak dengan menuliskan semua tugas untuk hari berikutnya dan memberikan otak waktu untuk istirahat mental. “Hari kerja yang panjang dapat menyebabkan kecemasan dan pikiran yang membuat kita terjaga di malam hari.

Baca Juga :  Korea Selatan Danai Proyek Jembatan Batam-Bintan Kepri

Jadi, berhenti bekerja setidaknya dua jam sebelum tidur memungkinkan kita untuk lebih rileks dan mendapatkan istirahat yang cukup sehingga kita dapat bekerja lebih efektif keesokan harinya,” kata Shetty.

Aman Puri, pendiri Steadfast Nutrition, menambahkan bahwa seseorang juga harus mencoba menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, teman, atau orang terdekat untuk menenangkan pikiran. “Tinggalkan stres kerja untuk hari berikutnya untuk tidur yang sehat,” sebutnya.

Mengurangi penggunaan gadget elektronik satu jam sebelum tidur membantu karena cahaya biru mengganggu siklus tidur alami tubuh. Selain itu, cahaya biru juga menurunkan melatonin (hormon tidur) yang membuat tidur tidak nyenyak.

Tips tidur ini tidak selalu berfungsi untuk semua orang, terutaam pada pasien dengan gangguan tidur karena kondisi medis.

INDIAN EXPRESS

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Bahasa Jawa Ternyata Digunakan di Lima Negara Dunia

Gaya Hidup

6 Contoh Hubungan Gaslighting yang Bisa Memanipulasi Dirimu

Gaya Hidup

Cara Mengatur Keuangan Gaji 2 Juta agar Cukup dalam Sebulan

Gaya Hidup

5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi, Apa Saja?

Gaya Hidup

Perbedaan Harga Indomie di Luar Negeri, Mulai dari Turki hingga Amerika

Gaya Hidup

Mahasiswa Tunanetra Ini Buktikan Disabilitas Bisa Punya Segudang Prestasi

Gaya Hidup

Terbaru! WhatsApp Ada Reaksi Emoji, Kirim File 2GB, hingga 512 Peserta Grup

Gaya Hidup

Unik! Buah Kelapa Dijadikan Mahar Perkawinan hingga Status Sosial