Home / Nusantara

Rabu, 24 Agustus 2022 - 06:49 WIB

Jangan Kaget, Gubernur Kepri Punya Tim Khusus Gajinya Segini

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. KOMPAS.COM/HADI MAULANA

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. KOMPAS.COM/HADI MAULANA

AMORFATIMEDIA.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memiliki 16 orang tim khusus (timsus). Sekda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Adi Prihantara menyebutkan, gaji Timsus Gubernur Ansar Ahmad sekitar Rp 10 juta per bulan. Angka itu berdasarkan satuan standar harga yang diatur dalam peraturan gubernur (pergub).

“Iya, gajinya sekitar segitu, bisa sampai Rp 10 juta,” kata Adi usai menyerahkan SK Pengangkatan Timsus Gubernur Kepri di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa, 23 Agustus 2022.

Dia menyebut sistem penggajian anggota timsus gubernur dianggarkan melalui anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada di bawah kendali 16 anggota timsus tersebut.

Dia menjelaskan bahwa masing-masing anggota timsus gubernur itu membawahi beberapa OPD di lingkup Pemprov Kepri.

Mereka menjalankan fungsi kontrol gubernur terhadap kinerja kepala OPD dan jajaran. Tugas utamanya yaitu mempercepat, mengendalikan, hingga memberikan masukan terhadap kinerja OPD.

Baca Juga :  Perkuat Kejaksaan, Eks Pegawai hingga Aktivis Usulkan KPK Dibubarkan

“Jadi, kalau misalnya ada kegiatan atau proyek tak jalan di OPD. Timsus ini memberikan masukan terkait langkah-langkah yang harus diambil. Mereka melaporkan langsung kepada gubernur, bukan ke OPD” ujar Adi.

Lebih lanjut Adi mengatakan bahwa anggota Timsus Gubernur Kepri ini dibentuk dalam rangka percepatan pengendalian capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri tahun 2021-2026.

Sehingga, hal itu bisa berdampak kepada percepatan pemulihan ekonomi, khususnya di Provinsi Kepri. “Kita yakin, mereka yang tergabung di dalam timsus gubernur, profesional dan cakap di bidangnya masing-masing,” ucap Adi.

Berikut 16 anggota Timsus Gubernur Kepri dan OPD yang dibidangi:

1. Sarafudin Aluan: Setda Provinsi Kepri dan BPKAD Kepri

2. Azirwan: Barenlitbang Kepri dan Dinas ESDM Kepri

3. Mukti: Setwan Kepri dan Badan Pengelola Perbatasan

Baca Juga :  Pemkab Lingga akan Terapkan Vaksin Booster Sebagai Syarat Perjalanan

4. Nazarudin: Disbud Kepri dan Dispar Kepri

5. Ahmad Rifai Hamta: DLHK Kepri dan DP2KH Kepri

6. Basyarudin Idris: Dispora Kepri dan Satpol PP

7. Suyono: Dinsos Kepri, Diskominfo Kepri, dan Badan Penghubung

8. Syarifah Nurmawati: Disdik Kepri, Dinas PUPRP, dan DP3APPKB Kepri

9. Syafrudin Rais: Dishub Kepri dan DKP

10. Anjelinus: BKD dan Korpri dan BPSDM

11. Anto Dhuha: Badan Kesbangpol dan Disnakertrans

12. Endri Sanopaka: Inspektorat Kepri dan DPMD Dukcapil

13. Bismar: Disperindag Kepri dan Diskop UMKM

14. Oksep: Bapenda, DPM PTSP, dan DPKP Kepri

15. Said Irwansyah: BPBD dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah

16. Hasanudin Muda: Dinkes Kepri, RSUD RAT dan RSUD Engku Haji Daud

(Kadri/Pram)

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google News caranya Klik di Sini.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Mencapai 6.926
Lingga

Nusantara

Rugikan Negara Rp.674 Juta, Mantan Kades di Lingga jadi Tersangka

Nusantara

Kedai Qu, Tempat Oleh-Oleh Khas Lingga Jual Produk UMKM

Nusantara

Syarat Masuk Wilayah Kepri Wajib PCR Jika Belum Vaksin Booster

Nusantara

Keren! Tari Lingga Tampil di Liuk Igal Festival Kepri

Nusantara

Korupsi Dana Desa Rp 692 Juta, Mantan Kades dan Bendahara di Lingga Divonis 4 Tahun Penjara

Nusantara

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupkan Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar

Nusantara

Agung, Kades Termuda di Lingga Ternyata Masih Mahasiswa