Home / Nasional

Rabu, 18 Mei 2022 - 10:49 WIB

Jokowi Izinkan Warga Tak Pakai Masker, Epidemiolog: Harus Dirincikan

Ilustrasi Lepas Masker/ Edward Ricardo

Ilustrasi Lepas Masker/ Edward Ricardo

AMORFATIMEDIA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan aturan pelonggaran masker untuk masyarakat. Kini, masyarakat boleh tidak menggunakan maker di ruangan terbuka atau outdoor.

Hal itu disampaikan Jokowi saat konferensi pers di Istana Bogor yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022). Jokowi mengizinkan masyarakat tidak menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar ruangan atau terbuka yang tidak padat orang.

“Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker,” kata Jokowi

Jokowi mengemukakan keputusan tersebut diambil sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali dalam beberapa waktu terakhir.

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Tangkap 30 Pelaku Kecurangan Seleksi CASN 2021

Sementara itu, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman, meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi merincikan aturan lepas masker di luar ruangan. Menurut Dicky, pernyataan Jokowi yang tidak terlalu detail itu dapat mengakibatkan banyak orang lalai.

Aturan lepas masker, menurut Dicky, harus dirincikan menjadi aturan yang rigit oleh menteri hingga dinas kesehatan.

“Kita harus hati-hati menarasikan ini, jangan sampai membangun euforia atau percaya diri berlebihan yang akhirnya membuat kita abai dan merugikan kita sendiri,” ujar Dicky dilansir dari Tempo, Rabu, 18 Mei 2022.

Baca Juga :  Google hingga WhatsApp Belum Daftar PSE ke Kominfo, Terancam Diblokir?

Dicky menerangkan, saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Virus tersebut tetap berbahaya bagi sebagian orang yang memiliki komorbid, lansia, anak-anak, hingga yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

Apa lagi, Dicky mengatakan saat ini mulai bermunculan varian baru dari virus Covid-19 yang jauh lebih menular. Selain itu, cakupan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga di Indonesia masih di angka 20,54 persen.

“Di negara yang melonggarkan pemakaian masker di luar ruangan, itu karena cakupan dosis tiga vaksinasinya sudah di atas 70 persen. Nah, Indonesia kan belum. Jadi saya kira ini harus hati-hati,” kata Dicky.

(Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mulai Bulan Depan Beli Minyak Goreng Wajib Pakai PeduliLindungi atau NIK

Nasional

Anggota DPR RI Ajak Pejabat Potong 50% Gaji Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Nasional

Anggota TNI AD Tembak Adik Ipar Hingga Tewas saat Dangdutan

Nasional

Kominfo targetkan 30.000 UMKM dapat pendampingan teknologi 4.0

Nasional

Hakim Vonis Bebas Polisi Pembunuh FPI, Kuasa Hukum FPI: Sudah Kami Duga

Nasional

Harga BBM Justru Turun di SPBU Vivo, Satu Perusahaan dengan Ponsel Vivo?

Nasional

Kemenag Ungkap Alasan dan Perancang Logo Halal Indonesia Terbaru

Nasional

Mahfud Sebut Paham Wahabi dan Salafi Tidak Cocok di Indonesia