Home / Nusantara

Senin, 12 Juli 2021 - 17:44 WIB

Kabupaten Karimun Terapkan PPKM Mikro mulai hari ini, berlaku sampai 22 Juli 2021

Surat Edaran Bupati Karimun Nomor : 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021

Surat Edaran Bupati Karimun Nomor : 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021

AMORFATIMEDIA.COM, Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mulai 12 Juli 2021 s.d 22 Juli 2021.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor : 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021 yang ditanda tangani oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq tertanggal 12 Juli 2021.

Dikutif dari Surat Edaran Bupati Karimun Nomor : 700/SET-COVID-19/VII/SE-08/2021, terdapat beberapa Point yang dilakukan Pemerintah Karimun untuk mempercepat penanggulangan Pandemi COVID-19 di Kabupaten Karimun.

Pertama, Penerapan PPKM berbasis Mikro dilakukan oleh setiap Kecamatan dengan melibatkan koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat mulai dari Ketua RT/RW, Kepala Desa/Lurah, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Dasawisma, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Penyuluh, Pendamping, Tenaga Kesehatan, dan Karang Taruna serta Relawan lainnya.

Baca Juga :  Ada Diskon hingga Penghapusan Denda Bayar PBB di Karimun, Berlaku hingga Desember

Kedua, Kepada seluruh unsur dan elemen pemangku kepentingan dariKabupaten hingga Kecamatan dan Kelurahan/Desa lebih mengintensifkan disiplin penerapan protokol kesehatan dan upaya penanganan kesehatan meliputi :

a. Melakukan sosialisasi terkait penerapan PPKM Mikro kepada masyarakat dimasing-masing wilayah kerja; b. Mengintensifkan penegakan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas;

Baca Juga :  Semua Pelabuhan di Kepri untuk Wisatawan Mancanegara di Izinkan Masuk

b. Melakukan Penguatan 3T yaitu testing, tracing dan treatment melalui penyiapan dan pemantauan tempat isolasi dan karantina;

c. Mengoptimalkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam penanganan COVID-19 khsususnya dalam pencegahan, testing dan tracing;

d. Mengantisipasi potensi kerumunan yang terjadi selama PPKM Mikro yang berkaitan dengan aktivitas dan kegiatan ekonomi, pasar, pusat perbelanjaan serta kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan yang dapat melanggar protokol kesehatan untuk dilakukan upaya pencegahan dan penindakan sesuai peraturan yang berlaku.

Ketiga, Untuk mencegah terjadinya peningkatan…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Jaga Ekosistem Laut Kepri, Lantamal Tanjungpinang Tanam 1500 Mangrove

Nusantara

Gaji Honorer Pemkab Karimun Turun, Berapa sih Besarannya ?

Nusantara

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Lingga Dorong Sinergisitas Antar Semua Komponen

Nusantara

BNNP Kepri Gerebek Pabrik Sabu di Batam, 1 Pelaku Mantan Polisi Malaysia

Nusantara

Mensos Risma Bakal Bangun Bank Sampah Untuk jadi BBM di Kepri

Nusantara

Sosialisasi Regulasi Pemilu, Zamroni Minta Masyarakat Aktif Awasi Pemilu 2024

Nusantara

Kapolri Mutasi Wakapolda di Kepri, Aceh, dan Kalimantan Timur

Nusantara

Bawaslu Lingga Jamin Hak Pilih Pemilih Disabilitas di Pemilu 2024