Home / Nasional

Rabu, 6 Juli 2022 - 14:56 WIB

Kasus ACT, Ini Fakta-fakta Dugaan Penyelewengan Dana Masyarakat

Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berpose seusai kegiatan sosial. ANTARA

Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berpose seusai kegiatan sosial. ANTARA

AMORFATIMEDIA.COM – Aksi Cepat Tanggap disingkat ACT merupakan salah satu lembaga filantropi terbesar di Indonesia. Pada 2018 hingga 2020 lalu, lembaga ini disebut mengumpulkan dana masyarakat sebesar Rp 500 miliar. Sebagai pembanding, lembaga lain seperti Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat mengumpulkan dana sebesar Rp 375 miliar dan Rp 224 miliar.

Dana ratusan miliar tersebut digunakan untuk berbagai program. Mulai dari membantu korban bencana alam hingga pembangunan sekolah, atau pun tempat ibadah. Akan tetapi pengelolaan dana ratusan miliar tersebut juga diduga bermasalah. Mantan Presiden ACT, Ahyudin, disebut terseret dalam masalah penyelewengan dana masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Politikus Anti-Islam Bakar Al-Qur'an, Picu Kerusuhaan Besar di Swedia

Dugaan penyelewengan dana oleh  pendiri sekaligus pimpinan lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap Ahyuddin yang  mengundurkan diri pada Januari lalu itu muncul dalam berita investigasi di  Majalah Tempo Edisi Sabtu, 2 Juli 2022,  bertajuk “Kantong Bocor Dana Umat”

Menurut laporan berjudul “Aksi Cepat Tanggap Cuan”. Ahyudin diduga menggunakan dana lembaganya untuk kepentingan pribadi. Mulai dari membeli rumah dan perabotannya hingga transfer bernilai belasan miliar.

Berikut fakta-fakta berapa milyar yang diduga diselewengkan di ACT.

1. Sejumlah pendiri komunitas Surau Sydney Australia menyatakan dari dana Rp 3,018 miliar yang terkumpul, mereka hanya mendapatkan Rp 2,311 miliar. Artinya, ada potongan sekitar 23 persen dari total donasi.

Baca Juga :  Pengembangan Bandara di Karimun Dapat Lampu Hijau dari KLHK

“Pemotongan donasi ini terlalu besar,” ujar Meilanie Buitenzorgy, keluarga salah satu pendiri surau tersebut.

2. Pemborosan duit lembaga juga disebut terjadi di ACT. Ahyudin memberikan dirinya gaji jumbo yang mencapai Rp 250 juta. Selain itu, berbagai fasilitas mewah, kendaraan mulai dari Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero Sport hingga Honda CRV.  Ahyudin juga disebut menggunakan dana masyarakat tersebut untuk membeli rumah dan perabotan dengan nilai yang fantastis.

Presiden ACT saat ini, Ibnu Khajar mengungkap…

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal Ganja untuk Medis, Wamenkumham Sebut Ada Mekanisme Revisi UU Narkotika

Nasional

100 Tahun Chairil Anwar: 7 Puisi Sang Penyair dari Aku hingga Senja di Pelabuhan Kecil

Nasional

Pemerintah Manfaatkan Kepri sebagai Hub Ekspor Produk UMKM Bagian Barat Indonesia

Nasional

BI dan Pemerintah Luncurkan Rupiah Terbaru, Ada Gambar ‘Misterius’
MK Kabulkan Sebagian Pengujian UU Cipta Kerja

Nasional

Cacat Formil, MK Kabulkan Sebagian Pengujian UU Cipta Kerja

Nasional

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Tak Mau Rugi

Nasional

Kemenag Ungkap Alasan dan Perancang Logo Halal Indonesia Terbaru

Nasional

Sejarah dan Latar Belakang Hari Kebangkitan Nasional