Home / Nasional

Selasa, 15 Maret 2022 - 14:22 WIB

Kemenag Ungkap Alasan dan Perancang Logo Halal Indonesia Terbaru

Label halal baru yang dikeluarkan BPJPH Kemenag.(BPJPH)

Label halal baru yang dikeluarkan BPJPH Kemenag.(BPJPH)

AMORFATIMEDIA.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan label halal baru yang berlaku secara nasional. Alasan perubahan desain logo ini merupakan bagian dari perpindahan wewenang sertifikasi halal dari LPPOM MUI ke BPJPH Kemenag.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham, mengungkapkan label yang berwarna ungu dan disebut-sebut kaligrafi halal dalam bahasa arabnya seperti bentuk gunungan wayang itu didesain tidak oleh satu orang saja. Kata dia, ada tim khusus di intenal BPJPH yang mendesain label atau logo halal itu.

“Kami ada tim di internal kami dan konsultan kami,” kata dia, Selasa, 15 Maret 2022.

Dia menekankan, perancang label halal terbaru ini juga tidak melibatkan seorang desainer ternama. Menurut dia, perancang ini murni dari orang-orang internal BPJPH dengan melibatkan konsultan dan banyak literatur sebagai dasar pertimbangan.

Baca Juga :  Google hingga WhatsApp Belum Daftar PSE ke Kominfo, Terancam Diblokir?

“Sebenarnya itu label halal banyak alternatif. Ada yang bentuknya bulat, segiempat, segitiga, limas, lebih kurang ada 11,” tuturnya.

Aqil pun juga mengungkapkan alasan label itu dipilih. Kata dia, label ini sudah berdasarkan pertimbangan keeleganan bentuk, sederhana, modern, dan mudah dipahami publik. Juga tidak banyak memakan tempat.

“Dari beberapa komen walau ada yang kritik, tapi kan ada juga yang bilang simpel, sederhana, elegan, modern, bisa mudah dipahami publik,” ucap dia.

Di sisi lain, Aqil melanjutkan, label ini ditekankan harus juga elegan karena akan bersemayam di kemasan produk para pelaku usaha. Oleh sebab itu, ditegaskannya seluruh unsur yang ada di label itu, mulai dari warna hingga bentuknya telah tergambar elegan.

Baca Juga :  Masa Depan Agama di Era Internet, Sains, dan Kemajuan Teknologi

“Karena di sana kan ada label SNI, ada label green dan yang lain-lain kan. Jangan sampai ini justru memakan tempat, itu sih pertimbangan kita,” ungkap Aqil.

BPJPH Kementerian Agama sendiri telah menetapkan Label Halal Indonesia ini berlaku mulai 1 Maret 2022. Dengan demikian, label halal yang semula merupakan buatan MUI tidak akan lagi berlaku secara bertahap.

Kemunculan label halal baru ini turut mencuri perhatian publik. Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengkritik logo atau bentuk label halal baru itu dengan menyebutkan tak sesuai dengan diskusi awal dan tak menggambarkan kearifan nasional. 

Reporter : Pursyahdad
Editor : Pramonco

Share :

Baca Juga

Nasional

Media Internasional Kritik Jokowi, Rocky Gerung: Bahasa yang digunakan Cerdas

Nasional

Aturan Terbaru, Naik pesawat tak perlu lagi PCR

Nasional

Aturan Baru Mendagri: Nama Tak Boleh 1 Kata, Bagaimana yang Sudah Telanjur?

Nasional

Pembawa Pesan Perdamaian di Korea Selatan, Megawati Terima Gelar Profesor

Nasional

Mengintip Gaji CPNS, Alasan Ratusan Calon Mundur

Nasional

Dokter Lois Owein dilepas Polisi setelah di periksa sejak Sabtu pekan lalu

Nasional

Bikin Heran! Penawar Termahal Menang Tender Gorden DPR

Nasional

Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis, Simak Rinciannya