Home / Nasional

Senin, 16 Mei 2022 - 07:18 WIB

Ketua PDSI Ungkap Alasan Dokter Terawan gabung PDSI

Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI). Dok PDSI

Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI). Dok PDSI

AMORFATIMEDIA.COM – Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) setelah dipecat oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Ketua Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI), Jajang Edy Prayitno menjelaskan alasan Terawan Agus Putranto mau bergabung dengan organisasinya. Terawan bergabung dengan PDSI setelah dikeluarkan dari Ikatan Dokter Indonesia atau IDI.

“Alasannya ya karena sudah tidak punya rumah untuk bernaung lagi, maka kami tawarkan rumah baru PDSI, beliau langsung menyambut tawaran kami,” ujar Jajang dilansir dari Tempo, Senin, 16 Mei 2022.

Meski begitu, Jajang mengakui kalau organisasinya memang belum memiliki legalitas menjadi organisasi profesi. Jajang mengatakan pihaknya bakal memperjuangkan agar PDSI ke depannya dapat memiliki tupoksi yang sama dengan IDI.

Baca Juga :  Mantan Wakil Ketua IMPKR Pekanbaru maju sebagai bakal calon Kepala Desa Kudung

“Kami tetap berjuang secara Undang-Undang, mudah-mudahan ada revisi,” kata Jajang.

Ketua PDSI, Jajang Edy Prayitno, sebelumnya mengatakan, organisasinya akan mendukung dan memfasilitasi penelitian terapi ‘cuci otak’ ala Terawan jika bergabung.

“PDSI akan memfasilitasi penelitian lanjutan dari DSA (Digital Subtraction Angiography) agar sempurna sehingga jadi terapi gold standart untuk kasus-kasus stroke,” tutur Eks Stafsus Terawan itu, Sabtu, 30 April 2022.

Kendati, PDSI tidak memiliki kewenangan mengeluarkan rekomendasi izin praktik dokter. Sampai saat ini, organisasi profesi yang memiliki kewenangan tersebut hanya IDI. Izin praktik Terawan masih berlaku sampai 5 Agustus 2023.

Baca Juga :  ASN Dilarang Mudik Lebaran 2022 Pakai Mobil Dinas

Setelah itu, ia butuh rekomendasi IDI untuk memperpanjang izin. Ihwal hal tersebut, Jajang meyakini DPR akan segera merevisi Undang-Undang Praktik Kedokteran sebagaimana yang belakangan digaungkan untuk mengevaluasi IDI.

“Kita tunggu saja, rencana komisi IX untuk merevisi UUPK dalam waktu dekat,” ujar dia.

Hasil Muktamar Ke-31 IDI di Banda Aceh, Maret lalu memutuskan pemberhentian tetap Terawan sebagai anggota. Keputusan itu diambil oleh PB IDI setelah pengurus mendapat rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI. Terawan dipecat karena dianggap melakukan pelanggaran etika berat.

Simak berita selanjutnya di halaman berikutnya

Share :

Baca Juga

Nasional

Miguel Oliveira Persembahkan Kemenangan untuk Pegawai Hotel di MotoGP Mandalika

Nasional

105 Tahun Adam Malik: Dari Wartawan Hingga Isu Mata-mata CIA

Nasional

Mulai Bulan Depan Beli Minyak Goreng Wajib Pakai PeduliLindungi atau NIK

Nasional

KPK Klaim Buru Empat Buron Sejak 2017

Nasional

Hakim di Lampung Vonis Bebas Mafia 92 Kg Sabu

Nasional

Desak Minta Maaf, Massa Pendukung UAS Datangi Kedubes Singapura

Nasional

Jual Beli Motor Bekas Resmi Kena Pajak 1,1 Persen

Nasional

Alasan Pemerintah Jadikan Booster Sebagai Syarat Mudik Lebaran