Home / Nusantara

Rabu, 8 Juni 2022 - 12:26 WIB

Khawatir Tak Cukup, Pemkab Karimun Minta Tambah Kuota BBM

Ilustrasi CNBC Indonesia

Ilustrasi CNBC Indonesia

AMORFATIMEDIA.COM – Menipisnya kuota solar bersubsidi menjadi masalah bagi Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Kuota yang diterima selama ini dinilai tak cukup.

Setiap tahunnya, Karimun mendapat kuota solar bersubsidi kurang dari 20 ribu kiloliter. Jumlah tersebut dikhawatirkan tidak bisa memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

Sempat terjadi kelangkaan solar subsidi. Namun kemudian, polisi mengungkap ada praktik penimbunan solar subsidi dan menangkap pelakunya.

Masalah lainnya adalah kesulitannya para nelayan untuk mendapat BBM solar subsidi untuk mencari nafkah dengan melaut.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim berharap Pertamina untuk dapat menambah jumlah kuota solar subsidi ke Kabupaten Karimun.

“Jika nanti data dan penggunaan solar naik. Dimohonkan juga pada pihak pertamina untuk menambah kuota solar subsidi di Kabupaten Karimun,” ucap Anwar saat rapat koordinasi, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga :  Pemerintah Manfaatkan Kepri sebagai Hub Ekspor Produk UMKM Bagian Barat Indonesia

Dia juga menyampaikan agar semua pihak untuk dapat sama-sama melakukan pengawasan.

“Kita mencari solusi dengan rapat ini, bagaimana pengaturan dalam penyaluran, bagaimana dengan pengawsannya, dan juga dilakukan update data jumlah nelayan yang menggunakan BBM solar,” kata Anwar.

Kepala Bidang ESDM Karimun Vandarones Purba mengatakan, realisasi penggunaan BBM jenis bio solar dan pertalite yaitu untuk bio solar sebanyak 19.514 kilo liter untuk satu tahun. Kemudian untuk pertalite 32.602 kilo liter setahun.

”Jadi kebutuhan BBM untuk jenis bio solar setiap bulannya 1.719 kilo liter lebih, kemudian untuk pertalite 3.217 kilo liter lebih setiap bulannya,” ujar Vandarones.

Baca Juga :  Banyak TKA Asal Tiongkok Tak Berizin Dipekerjakan di Karimun Kepri

Hingga April, distribusi BBM jenis bio solar mencapai 6.879 kilo liter dan pertalite 12.870 kilo liter yang tersebar di 10 perusahaan penyalur BBM di kabupaten Karimun.

Sedangkan, idealnya kebutuhan BBM jenis pertalite untuk setahun 38.610 kilo liter, sementara kuota yang diterima untuk kabupaten Karimun hanya 32.602 kilo liter yang mengakibatkan terjadi kekurangan hingga Desember nanti sebesar 6.008 kilo liter.

”Mudah-mudahan kuota BBM jenis pertalite untuk tahun depan bisa ditambah oleh Pertamina,” ujarnya.

Untuk kuota bio solar…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pemkab Lingga Raih 5 Kali Opini WTP, DPRD Beri Apresiasi

Nusantara

MA Tolak Kasasi Pemkab Lingga, dan Wajib Bayar 14 Milyar

Nusantara

Keluarga Kerajaan Riau-Lingga-Pahang Ingin Kembalikan Tradisi Kenduri Sebelum Lebaran

Nusantara

Nelayan Karimun yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Tak Bernyawa

Nusantara

Kronologi TNI AU Perintahkan Pesawat Asing Mendarat di Batam

Nusantara

Raja Haji Fisabilillah, Pahlawan Nasional Asal Kepri yang Dianggap Viking oleh Belanda

Nusantara

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 7 Hotel di Kepri

Nusantara

Bupati Lingga Temui Kadin Batam, Bahas Investasi hingga Pengembangan Wisata