Home / Nusantara

Jumat, 13 Mei 2022 - 14:43 WIB

KKB Tembaki Pesawat yang Hendak Mendarat di Bandara Ilaga

Suasana di Bandara Aminggaru, Kabupaten Puncak Papua. (Foto: istimewa)

Suasana di Bandara Aminggaru, Kabupaten Puncak Papua. (Foto: istimewa)

AMORFATIMEDIA.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembaki pesawat kargo milik Asian One beberapa saat lalu. Pesawat kargo tersebut ditembak KKB pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIT saat hendak mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Akibatnya pesawat tersebut kembali ke Timika tanpa menurunkan barang yang dibawanya,” kata Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Aminggaru Ilaga Herman Sujito, seperti dikutip Antara dari Jayapura, Jumat, 13 Mei 2022.

Dari laporan yang diterimanya, awalnya pesawat kargo milik Asian One itu hendak mendarat, namun terdengar dua kali bunyi tembakan sehingga pilot pesawat memutuskan memutar balik kembali ke arah Timika.

Baca Juga :  Pantau Progres Proyek Jalan di Dabo Singkep, Ini Pesan Bupati Lingga

Saat hendak memutar itu terdengar kembali bunyi tembakan, namun peluru tidak mengenai badan pesawat. “Tidak ada korban jiwa ataupun benda dalam insiden tersebut,” kata Herman.

Dia mengakui saat insiden terjadi ada tiga pesawat kargo lainnya yang terbang di belakang pesawat Asian One. Mereka akhirnya kembali ke Timika. “Setelah insiden penembakan itu tidak ada pesawat yang mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga,” ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia tidak mengetahui dari arah mana asal tembakan tersebut. “Hanya dua kali tembakan, tidak tahu bunyi tembakan berasal dari arah mana,”ujar Nyoman.

Baca Juga :  Pemkab Lingga Terima Penghargaan dari KPK

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Begitu juga badan pesawat dilaporkan tidak terkena tembakan. “Dari pagi penerbangan normal saja, itu pesawat terakhir mengingat siang sudah tidak ada jadwal karena cuaca,” ujar Nyoman.

Nyoman menambahkan, guna mengantisipasi berbagai aksi gangguan KKB, pihaknya rutin melakukan patroli. “Kami dari aparat kepolisian maupun TNI di Puncak telah meningkatkan patroli guna memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ucap dia.

(Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Enam Nelayan Bintan ditahan Aparat Keamanan Johor Malaysia

Nusantara

Anak di Bawah 18 Tahun Wajib Tes Antigen Sebagai Syarat Perjalanan Antarprovinsi di Kepri

Nusantara

Asal Mula Kepulauan Riau

Nusantara

Arkeolog Teliti Perahu Bercadik Khas Nusantara di Lingga

Nusantara

205 CPNS dan PPPK di Lingga Terima SK, Junaidi: Jangan Ajukan Pindah Sebelum Batas Waktu

Nusantara

DPD PAN Karimun Membagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Masyarakat

Nusantara

Gubernur Ansar Anggarkan Rp 7 miliar untuk Bangun Rumah Suku Laut di Lingga

Nusantara

5 Nelayan Asal Anambas Kepri yang Terdampar di Malaysia, Dipulangkan ke Tanah Air