Home / Kesehatan

Rabu, 13 April 2022 - 11:51 WIB

Konsumsi Jamur Psilocybin Buat Mengobati Depresi

Ilustrasi Magic Mushroom. Foto: Shutter Stock

Ilustrasi Magic Mushroom. Foto: Shutter Stock

AMORFATIMEDIA.COM – Ada semakin banyak bukti bahwa magic mushroom bermanfaat dalam mengobati depresi. Sebuah penelitian baru menjelaskan alasannya dengan melihat pengaruh magic mushroom pada otak.

Sebuah penelitian yang dirilis dalam jurnal Nature Medicine pada Senin, 11 April 2022 lalu mengungkapkan bahwa jamur psilocybin atau “magic mushroom” tampaknya membuat otak lebih saling berhubungan.

Penelitian menganalisis pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) pasien yang mengalami depresi dari dua uji klinis independen sebelumnya menggunakan terapi psilocybin. Sederhananya, fMRI adalah pemindaian otak di mana daerah aktif otak dapat divisualisasikan di layar komputer.

Selanjutnya ditemukan bahwa pada pasien yang menjalani pengobatan psilocybin untuk depresi, daerah otak tampak lebih saling berhubungan daripada sebelum pengobatan. Ini berarti bahwa bagian-bagian otak yang sebelumnya menunjukkan konektivitas yang terbatas di dalam wilayah yang terisolasi menjadi lebih terhubung dengan wilayah lain.

Salah satu cara untuk memahami penelitian ini adalah dengan menganalogikan otak sebagai kota besar dan koneksi sebagai lalu lintas. Pada orang yang depresi, beberapa wilayah atau jaringan otak tampaknya memiliki terlalu banyak koneksi yang terisolasi, seperti lalu lintas yang terakumulasi secara berlebihan di lingkungan individu. Ini berarti lalu lintas tidak mengalir antar lingkungan, tetapi tetap di satu area kecil, seolah-olah tidak ada jalan yang menghubungkan mereka ke bagian lain kota.

Baca Juga :  Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 7 Hotel di Kepri

Para peneliti mengatakan bahwa setelah mengonsumsi psilocybin, “lalu lintas kota” di otak pasien itu mulai mengalir dan tersebar.

“Hubungan fungsional yang meningkat dapat berhubungan dengan peningkatan fleksibilitas dan relaksasi subjektif yang dijelaskan,” kata Matthias Liechti, Profesor Farmakologi Klinis di University Hospital Basel, di Swiss. Liechti sendiri adalah konsultan untuk start-up kedokteran psikedelik yang berbasis di New York, MindMed.

Meskipun masih belum sepenuhnya dipahami bagaimana psilocybin bekerja, penelitian ini penting karena membantu menjelaskan mengapa magic mushroom dapat bermanfaat bagi pasien yang mengalami depresi.

Baca Juga :  Mulai Pikun, Simak 7 Tips Jaga Kesehatan Otak

Penlitian Carhart-Harris ini juga menunjukkan gagasan populer bahwa magic mushroom “memperbaiki otak Anda” kemungkinan dapat menjadi benar dan bahwa efek antidepresan psilocybin berasal dari “peningkatan global dalam integrasi jaringan otak.”

Efek positif dari psilocybin dan obat psikedelik lainnya seperti LSD dan Ayahuasca tidak terbatas pada depresi. Mereka juga telah menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk mengobati kecemasan, gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan penyalahgunaan zat seperti nikotin, dan alkohol.

Sementara di Jerman, percobaan fase dua yang sedang berlangsung dalam studi EPIsoDE, yang melibatkan 144 pasien dengan depresi berat yang resisten terhadap pengobatan sedang mempelajari efek psilocybin dibandingkan dengan plasebo. Meskipun bukti saat ini masih terbatas pada uji klinis kecil, hasil untuk manfaat, keamanan, dan kemanjuran psilocybin dalam pengobatan depresi dan gangguan mental lainnya dilaporkan sangat berpotensi.

(Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Enam Kebiasaan ini Bisa Merusak Kesehatan Mata

Kesehatan

5 Tips Mengisi Daya Sahur untuk Puasa Berenergi!

Kesehatan

7 Manfaat Ikan Gabus Untuk Kesehatan, Mempercepat Penyembuhan Luka

Kesehatan

Tiga Cara Ampuh Tidur Cepat dalam 30 Detik

Kesehatan

Dengan Cara Ini, Impotensi Akibat Diabetes Bisa Diatasi

Kesehatan

Virus Zika Bermutasi, Ahli Peringatkan Potensi Lebih Berbahaya

Kesehatan

7 Penyebab Sakit Tenggorokan, Bisa Jadi Tumor

Kesehatan

Jangan Makan Sendirian Kalau Tidak Ingin di Incar Penyakit Ini!