Home / Nusantara

Senin, 21 Maret 2022 - 20:08 WIB

Korea Selatan Danai Proyek Jembatan Batam-Bintan Kepri

Proyek Jembatan Batam-Bintan termasuk dalam salah satu pembahasan peningkatan kerja sama di bidang infrastruktur antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Korea Selatan, Senin (21/03/2022).(Dok. Kementerian PUPR)

Proyek Jembatan Batam-Bintan termasuk dalam salah satu pembahasan peningkatan kerja sama di bidang infrastruktur antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Korea Selatan, Senin (21/03/2022).(Dok. Kementerian PUPR)

AMORFATIMEDIA.COM – Pemerintah Korea Selatan tertarik mendanai proyek pembangunan Jembatan Batam-Bintan Kepulauan Riau melalui skema Kerja sama Badan Usaha dan Pemerintah (KPBU).

Yakni dengan mengirimkan surat melalui Korean Exim Bank (KEXIM) kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada 22 September 2021 lalu.

Hal ini tersaji dalam agenda pembahasan peningkatan kerja sama di bidang infrastruktur antara Kementerian PUPR dengan Minister for Land, Infrastructure and Transport (MOLIT), Senin, 21 Maret 2022.

Baca Juga :  Terungkap! Mardi Beberkan di Upah 1 Juta Sekali Jalan Bawa Kayu Ilegal Lingga ke Tanjungpinang

“Setelah kami pelajari, KPBU dengan model MRG kurang lebih sama seperti skema yang kami tawarkan yakni Availability Payment,” kata Wamen Yun Seong-won.

Korea Selatan telah menyampaikan minat turut serta dalam pembangunan Jembatan Batam-Bintan untuk mendanai komponen cable stayed dengan skema KPBU. Yakni dengan mengirimkan surat melalui Korean Exim Bank (KEXIM) kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada 22 September 2021 lalu.

Sementara itu, Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo dalam keterangan persnya menyampaikan  status Jembatan Batam-Bintan dalam tahap studi kelayakan, pembebasan lahan, izin lingkungan, penyiapan dokumen lelang dan penyampaian readiness criteria kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Baca Juga :  Sepeken Nihil, Kasus Baru Covid-19 di Lingga Kepri Kembali Muncul

“Target penyelesaian pekerjaan tersebut Maret 2022,” ujarnya.

Jembatan Batam-Bintan merupakan proyek jembatan bentang panjang dengan teknologi cable stayed dan nantinya akan menjadi jalan tol. Total panjang jembatan dan tol yakni 14,74 kilometer.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Keluarga Kerajaan Riau-Lingga-Pahang Ingin Kembalikan Tradisi Kenduri Sebelum Lebaran

Nusantara

RI Resmi Ambil Alih Wilayah Udara Kepri dan Natuna dari Singapura

Nusantara

Warga Ancam Demo, PLN Daik Lingga Minta Maaf

Nusantara

Mantan Wakil Ketua IMPKR Pekanbaru maju sebagai bakal calon Kepala Desa Kudung

Nusantara

Bangunan Kantor BPD Lingga Kepri Rusak dan Hampir Roboh

Nusantara

Gelar MTQ, Kades Bukit Harapan Ingin Anak-Anak Mencintai Al-Quran

Nusantara

Kontraktor Segel Tower BTS di Natuna Kepri, Tagih Pelunasan Kontrak Kerja

Nusantara

Balapan F1 di Bintan dan Cita-cita Gubernur Kepulauan Riau