Home / Nasional

Selasa, 28 Juni 2022 - 11:05 WIB

KPK Klaim Buru Empat Buron Sejak 2017

Gedung Merah Putih KPK/ANTARA

Gedung Merah Putih KPK/ANTARA

AMORFATIMEDIA.COM – KPK menegaskan tidak akan tinggal diam soal tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Namun KPK enggan berkomentar detail terkait pencarian DPO tersebut.

“Saat ini setidaknya ada sisa sekitar 4 orang DPO yang menjadi kewajiban KPK untuk segera menangkapnya,” kata Ali, Senin, 27 Juli 2022.

Ali menyebut, buronan pertama ialah Kirana Kotama, yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji terkait penunjukan Ashanti Sales Inc sebagai agen eksklusif PT PAL Indonesia (Persero) dalam pengadaan kapal SSV untuk pemerintah Filipina pada 2014-2017 kepada Arif Cahyana selaku Kadiv Perbendaharaan PT PAL Indonesia (Persero) bersama-sama dengan M Firmansyah Arifin selaku Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) serta Saiful Anwar selaku Direktur Desain dan Teknologi merangkap Direktur Keuangan PT PAL Indonesia (Persero)

Baca Juga :  Pegawai Bank Riau Kepri Tilap Uang Nasabah Rp 5 M untuk Judi Online

Dugaan korupsi yang dilakukan dalam pengadaan kapal SSV untuk pemerintah Filipina pada 2014-2017 kepada Arif Cahyana selaku Kadiv Perbendaharaan PT PAL Indonesia (Persero) bersama-sama dengan M Firmansyah Arifin selaku Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) serta Saiful Anwar selaku Direktur Desain dan Teknologi merangkap Direktur Keuangan PT PAL Indonesia (Persero).

Kemudian, Izil Azhar, yang jadi buron sejak 2018. Diduga terlibat di perkara eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, yakni menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Buronan ketiga adalah Surya Darmadi yang merupakan pemilik PT Darmex atau PT Duta Palma. Dia diduga terlibat di perkara pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada 2014.

Baca Juga :  Rocky Gerung Ingatkan Doktrin Femme Fatale dalam Penanganan Kasus Brigadir J

Terkait Duta Palma, Kejaksaan Agung (Kejagung) juga melakukan penyidikan pada perkara dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan PT Duta Palma Group. Perusahaan ini melakukan pengelolaan lahan seluas 37.095 hektar tanpa hak kepemilikan.

Terakhir, adalah politikus PDIP Harun Masiku, yang jadi buron sejak awal Januari 2020. Harun Masiku terlibat dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI yang menjerat salah satu komisioner KPU Wahyu Setiawan.

“Kami pastikan KPK tetap melakukan pencarian para DPO KPK, baik yang ditetapkan sejak 2017 maupun 2020,” tutur Ali.

Editor: Pramonco

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal Ganja untuk Medis, Wamenkumham Sebut Ada Mekanisme Revisi UU Narkotika

Nasional

Ini Pesan Ibu Guru Nani yang Viral tentang ‘Nilai Ujian Tak Penting’

Nasional

Tak Bayar Upah Lembur saat Libur Nasional, Pengusaha Bisa Dipidana

Nasional

Bikin Heran! Penawar Termahal Menang Tender Gorden DPR

Nasional

DPR Anggarkan Rp48,7 Miliar untuk Ganti Gorden dan Rp11 Miliar Pengaspalan Area Gedung

Nasional

Kemenag Ungkap Alasan dan Perancang Logo Halal Indonesia Terbaru

Nasional

Cek Lagi, Ini Kriteria Barang yang Kena Pajak 11 Persen

Nasional

Di Indonesia Batu Bata dibuat Wajib SNI, Jokowi: Logika Kadang Nabrak-nabrak