Home / Advertorial

Jumat, 1 April 2022 - 07:15 WIB

Lingga Unjuk Gigi, Olah Mata Air Gunung Jadi Air Mineral Kemasan

Mok meta Petani Desa Merawang Kecamatan Lingga pembuat atap dari Pohon Rumbia saat mengkonsumsi produk air mineral dalam kemasan mata air Gunung Daik (Pramonco /amorfatimedia.com)

Mok meta Petani Desa Merawang Kecamatan Lingga pembuat atap dari Pohon Rumbia saat mengkonsumsi produk air mineral dalam kemasan mata air Gunung Daik (Pramonco /amorfatimedia.com)

AMORFATIMEDIA.COM – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga mulai unjuk gigi hasilkan produk air mineral dalam kemasan dari mata air Gunung Daik. Produk ini menjadi andalan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah bagi pemda di kabupaten Lingga.

Melalui PT Pembangunan Selingsing Mandiri yang dikelola BUMD, Pemerintah mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat Kabupaten Lingga terhadap BUMD yang kala itu Risalasih Mantan Direktur BUMD Lingga ditetapkan sebagai tersangka atas korupsi yang merugikan keuangan negara berkisar Rp 3 miliar.

Direktur BUMD, M. Syahrial di Daik, Kamis (31/3/2022), mengatakan produk air mineral yang dihasilkan dari mata air pegunungan Daik Lingga itu. Merek dagang produk tersebut adalah Gunung Daik.

Syahrial menyatakan, produk ini telah memenuhi tiga syarat utama, yakni mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan, serta sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Produk Air Mineral Kemasan ini menambah pendapatan asli daerah bagi Kabupaten Lingga. Sebab, berapa persen dari keuntungan dialirkan ke pemda selaku pemilik modal.

”Dengan kehadiran produk air mineral ini, kami upayakan untuk tahun 2022 minimal keuangan BUMD tidak merugi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Bupati Lingga Muhammad Nizar mengatakan, kehadiran produk air mineral dalam kemasan dari mata air Gunung Daik terus berlanjut dan menjadi unggulan untuk masyarakat Kabupaten Lingga.

“Dengan kepengurusan BUMD baru ini bisa memberikan warna baru mengelola aset daerah, dalam kerja-kerja yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Nizar.

Gunung Daik terletak di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Gunung Daik memiliki tiga puncak: Gunung Daik. Gunung Pejantan. Gunung Cindai Menangis. Gunung Daik memiliki ketinggian 1.165 meter dpl dengan puncaknya memiliki kesulitan panjat tebing 5.9-5.11 North American Grade Standard/Google Map data @2022

Produk Lokal

Bukan rahasia lagi bahwa industri air minum dalam kemasan di Lingga, di dominasi produk ternama. Namun dengan diluncurkannya Air Meneral Kemasan Gunung Daik sebagai produk lokal memberikan beberapa manfaat.

Syahrial memberikan penjelasan manfaat membeli produk lokal air meneral kemasan Gunung Daik

1. Meningkatkan Lapangan Kerja

Membeli dan menggunakan produk dalam lokal dapat meningkatkan lapangan kerja di Kabupaten Lingga. Jika banyak produk yang dibeli, artinya permintaan produk tersebut akan meningkat.

Baca Juga :  Isu Pembahasan Penundaan Pemilu, Mahfud MD: Sudah dibatalkan

Untuk memenuhi permintaan yang banyak, produksi harus ditingkatkan dalam jumlah waktu yang tetap sehingga pekerja harus ditambah dan mengurangi tingkat pengangguran.

“Dengan lancarnya produksi air ini kita sudah memperkejakan 18 orang karyawan mungkin tidak banyak, akan tetapi kita mampu memberi kontribusi sedikit bagi tenaga lokal,” kata Syahrial

Kegiatan produksi air mineral dalam kemasan dari mata air Gunung Daik. Foto: Pramonco/amorfatimedia.com
2. Bangga Terhadap Produk Lokal

Saat Anda bangga membeli dan menggunakan produk lokal. Citra dari produk tersebut akan meningkat. Seiring dengan banyaknya masyarakat yang bangga menggunakan produk lokal.

Anda juga bisa menunjukan rasa bangga Anda dengan selalu mengkampanyekan pembelian produk lokal dengan mejadi souvenir dari Lingga.

Kalau produk lokal sudah dicintai oleh masyarakatnya, bukan tidak mungkin Air Mineral Kemasan Gunung Daik lebih dikenal luas secara nasional bahkan ke negara tetangga rumpun melayu.

3. Membantu Perekonomian Kabupaten Lingga

Sejak pandemi menyerang pada 2020, ekonomi Indonesia sempat menurun sampai di Kabupten Lingga. Saat ini Pemerintah Daerah sedang menggenjot agar pertumbuhan ekonomi bertumbuh di Kabupaten Lingga

Bagi masyarakat, cara terbaik untuk ikut andil dalam membantu perekonomian daerah dengan membeli produk lokal. Jika hal ini dilakukan oleh sebagian besar masyarakat, akan memberikan dampak dengan meningkatnya pendapatan asli daerah.

4. Harga yang murah

Produk Air Meneral Kemasan Gunung Daik cenderung memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan produk ternama.

Namun syahril menegaskan, dari segi kualitas Produk Air Meneral Kemasan  Gunung Daik cenderung tidak kalah saing dengan produk ternama. “Kita murah tapi kita tidak murahan,” kata Syahrial

Perbaikan Badan Usaha Milik Daerah

Sementara itu, terkait aset pabrik air minum, pabrik pakan ikan, pabrik tepung ikan dan tambak udang terpadu, M. Syahrial yang dilantik oleh Bupati Lingga pada 21 Desember 2021 itu mengemukakan masih dalam proses optimalisasi.

Baca Juga :  Mudik Dibolehkan, Presiden Imbau Masyarakat Vaksin

Untuk pertama yang dilakukan memperbaiki kondisi Badan Usaha Milik Daerah. Berbagai pembenahan dilakukan guna mendapatkan fondasi yang kokoh.

“Dengan waktu yang cepat kami bergerak dibulan januari dengan kondisi keuangan terbatas pada saat itu hanya Rp. 6 juta dan memiliki 3 orang karyawan. Alhamdulillah sekarang kita sudah menambah 15 orang karyawan dan insyaallah bulan mei ada peningkatan karyawan untuk meningkatkan produksi kita dengan menggunakan dua shif yakni siang dan malam,” ujar Syahrial

Seluruh perbaikan dilakukan BUMD agar dapat memberikan dampak besar meningkatkan jumlah permintaan konsumen.

Target dan Strategi

Terkait upaya BUMD meningkat jumlah permintaan konsumen, Syahrial menjabarkan saat ini BUMD fokus pada Air Meneral Kemasan Gunung Daik botol 330 ml dan 600 ml.

Per hari, jika tidak ada kendala Pabrik milik BUMD Lingga ini menghasilkan 600.000 botol air mineral.

Dan dibulan april BUMD Lingga akan memproduksi Minum Cap Gunung Daik Gelas 240 ml dan botol besar 1,500 ml.

”Kami mulai memasarkan produk tersebut di Kabupaten Lingga. Produk ini tanpa menggunakan bahan kimia karena langsung dari mata air Pegunungan Lingga,” kata Syahrial.

Skema distribusi, BUMD Lingga menjalin kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di 75 Desa yang berada di Kabupaten Lingga, agen serta distributor.

Untuk distributor, BUMD Lingga memberikan peluang bagi yang ingin bergabung dengan memenuhi empat syarat yakni Memiliki gudang, Memliki kendaraan Memilki kemampuan keuangan dan memiliki karyawan.

Sementara itu, untuk pemasaran diluar Wilayah Kabupaten Lingga, Syahril menargetkan akan memasarkan di kota Tanjungpinang pada april. BUMD Lingga akan mengadakan lonching di pulau penyengat.

Penulis: Pursyahdad
Editor: Pramonco

Share :

Baca Juga

Advertorial

Piswan DPRD Lingga Padukan Nuasa Islam dengan Budaya Pada Pekan MTQ 2022

Advertorial

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemdes Keton Gelar Diversifikasi Anggur

Advertorial

Gelar Wisuda PAUD Pertama, Kades Keton Lingga: Pendidikan Itu Penting