Home / Amorfatibola

Jumat, 27 Mei 2022 - 15:03 WIB

Liverpool vs Real Madrid: “Mentality Monsters” di Final Liga Champions

Mural final Liga Champions 2021/2022 antara Liverpool Vs Real Madrid di Paris (c) AP Photo

Mural final Liga Champions 2021/2022 antara Liverpool Vs Real Madrid di Paris (c) AP Photo

AMORFATIMEDIA.COM – Bukan hanya Liverpool, Real Madrid juga sangat layak memegang reputasi sebagai monster mentalitas dengan kedahsyatan spirit mereka.

Mentality Monsters” adalah jargon yang kerap didengungkan manajer Liverpool Jurgen Klopp untuk menggambarkan kekuatan mental anak-anak asuhnya.

Namun, sebagaimana ditegaskan Xabi Alonso, istilah serupa juga amat layak disandang Real Madrid, lawan The Reds dalam laga final Liga Champions, Sabtu (28/5) malam waktu lokal atau Minggu dini hari WIB, yang bisa Anda saksikan melalui live streaming di Vidio.

Bagaimana tidak, tiga kali beruntun dalam partai fase gugur musim ini, Madrid besutan Ancelotti selalu bangkit dari keterpurukan untuk mengeliminasi lawan-lawan mereka.

Dari skuad bertabur megabintang Paris Saint-Germain di 16 besar, jawara bertahan Eropa Chelsea di perempat-final, sampai kampiun Inggris Manchester City di semi-final semuanya seolah diberikan harapan palsu sebelum takluk di kaki El Real.

“Saya suka saat Jurgen mengatakan mereka [Liverpool] adalah ‘mentality monsters‘ karena tidaklah mudah melakukan apa yang mereka lakukan,” kata Xabi Alonso kepada BT Sport.

“Bukan hanya tahun ini, ini sesuatu yang telah mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir dan mereka memang memiliki mentalitas tersebut,” imbuh eks gelandang Liverpool dan Madrid ini.

Kedahsyatan spirit Liverpool telah terbukti tidak hanya melalui dua kemenangan adu penalti atas Chelsea di final Piala Liga Inggris dan Piala FA, tapi juga di kancah Eropa.

Baca Juga :  Dapatkah Sri Lanka Pulih dari Keruntuhan Ekonomi?

Sama seperti Madrid, kubu Merseyside Merah juga gemar melakukan comeback fenomenal. Salah satu yang paling dikenang tentunya saat mereka memukul Barcelona 4-0 di Anfield pada semi-final Liga Champions 2019 setelah menyerah 3-0 di Camp Nou. Liverpool jadi juara tahun itu usai menaklukkan sesama tim Inggris, Tottenham Hotspur, 2-0 di partai puncak.

Untuk mencapai final musim ini, lagi-lagi Liverpool mesti melakoni comeback. Kemenangan 2-0 atas Villarreal saat jadi tuan rumah di semi-final leg pertama bikin Liverpool lengah.

Mohamed Salah cs. sempat kebobolan dua gol terlebih dulu saat bertandang ke El Madrigal pada pertemuan kedua. Berhasil menyamakan agregat, momentum “seharusnya” berada di pihak Villarreal, tapi justru Liverpool yang bangkit dan berbalik menang 3-2!

“Tapi, final adalah hal lain,” Alonso memperingatkan The Reds.

“Final adalah partai terbesar dan momen saat Anda harus menunjukkan mentalitas tersebut karena Madrid, mereka adalah ‘mentality monsters‘ lainnya jadi ini akan menjadi duel yang sangat, sangat besar.”

Kontra PSG, Madrid kalah 1-0 di Paris dan sempat tertinggal oleh gol Kylian Mbappe di Santiago Bernabeu sebelum hat-trick Karim Benzema di babak kedua menamatkan perjalanan tim Mauricio Pochettino.

Cerita agak berbeda tapi tetap mengesankan tertulis di perempat-final. Madrid membawa pulang kemenangan nyaman 3-1 dari Stamford Bridge, tapi hampir kena comeback Chelsea di Spanyol.

Baca Juga :  Arab Saudi Menerima Jemaah Haji Dunia Pertama dari Indonesia

The Blues sempat memimpin tiga gol tanpa balas dan unggul agregat 4-3. Los Merengues ogah menyerah. Gol Rodrygo di menit ke-80 membawa laga ke perpanjangan waktu, di mana aksi Benzema menghabisi kans Chelsea.

Sensasi paling gila diperlihatkan laskar Ancelotti di semi-final. Kendati terlihat lebih inferior nyaris sepanjang pertandingan di hadapan Manchester City, Madrid “hanya” kalah 4-3 di Etihad.

Los Blancos menolak tunduk meskipun Citizens kemudian mencetak gol dulu pada leg kedua lewat Riyad Mahrez di Santiago Bernabeu. Rodrygo lagi-lagi muncul sebagai penyelamat dari bangku cadangan.

Kali ini sang talenta Brasil memborong dua gol dalam dua menit di momen-momen penghabisan (90′ dan 90+1′), dan kembali Benzema jadi penentu dengan penaltinya di extra time.

Jelas pantas kalau Real Madrid, seperti halnya Liverpool, memegang reputasi sebagai monster mentalitas. Lantas, siapa di antara dua tim fantastis ini yang akan bertakhta sebagai raja Eropa di Paris?

Pastikan Anda menonton keseruan final Liga Champions 2021/22 antara Liverpool dan Real Madrid lewat live streaming di Vidio!

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Lihat Artikel Asli

Share :

Baca Juga

Amorfatibola

Bikin Kejutan! Klub Futsal Atta Halilintar Gaet Dewa Futsal Ricardinho

Amorfatibola

Arab Saudi Juara Piala Asia U-23 Tanpa Kebobolan

Amorfatibola

Barcelona Mengejutkan Real Madrid 4-0, Mengakhiri Kekalahan Beruntun

Amorfatibola

Kontrak Baru Berujung Kebuntuan, Barcelona dan PSG Siap Tampung Mohamed Salah

Amorfatibola

Shin Tae-yong Merasa Indonesia Butuh 10 Tahun Untuk Bisa Kompetitif di Level Asia

Amorfatibola

Demi Juara Liga Champions, PSG Dikabarkan Merekrut Psikolog Olahraga

Amorfatibola

Elkan Baggott Debut Starter Catatkan Sejarah di Inggris

Amorfatibola

Juru Gedor Ramadhan Sananta Harapan Baru Shin Tae-Yong Di Timnas Indonesia