Home / Nusantara

Selasa, 7 Juni 2022 - 15:21 WIB

Mensos Risma Bakal Bangun Bank Sampah Untuk jadi BBM di Kepri

Mensos Risma bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina dan Walikota Batam Muhammad Rudi saat meninjau lokasi di Pulau Bertam, Batam Kepulauan Riau. (ANTARA/Yude)

Mensos Risma bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina dan Walikota Batam Muhammad Rudi saat meninjau lokasi di Pulau Bertam, Batam Kepulauan Riau. (ANTARA/Yude)

AMORFATIMEDIA.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini menggandeng ikatan alumni Institut Teknologi Bandung akan membangun bank sampah guna mengubah limbah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di pulau-pulau penyangga wilayah kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Desainnya (bank sampah) ini kami bekerja sama dengan alumni ITB, jadi tidak hanya pemukiman saja yang kami perhatikan tapi semuanya,” kata Risma saat berkunjung ke Pulau Bertam, Kota Batam Kepulauan Riau, Selasa, 7 Juni 2022.

Hal itu dikatakan Risma setelah melihat kondisi tempat tinggal suku laut yang berada di Pulau Bertam, dia melihat masih banyak sampah yang bertebaran di sana.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 6,2 Miliar, Mantan Gubernur Kepri Isdianto Diperiksa

Risma ingin daerah-daerah seperti Pulau Bertam ini juga dapat maju seperti wilayah di kota. Apalagi daerah ini berhadapan langsung dengan negara tetangga Singapura.

“Memang tugas saya untuk kawasan tertinggal, terluar dan terpencil. Saya hanya menangani masalah perumahan awalnya, tapi kemudian dilihat oleh teman-teman alumni ITB ini bahwa kawasan ini bisa dikembangkan. Jangan dilihat kok jadi luas, karena kalau pengembangan itu nanti bisa berimplikasi (keterlibatan) positif terhadap pendapatan warga setempat,” kata Risma.

Maka dari itu, dengan adanya pihak dari alumni ITB ini kata Risma dapat membantu menangani masalah bukan hanya sekedar rumah saja, tapi juga bagaimana rumah itu benar-benar ramah lingkungan kemudian sumber daya energinya terpenuhi.

Baca Juga :  UAS Ditolak Masuk ke Singapura, Dubes RI di Singapura Beri Penjelasan

“Dengan ITB ini komprehensif lengkap, karena sekali lagi saya tidak mau limbah domestik rumah tangga ini masuk ke laut. Tapi kalau untuk proses pengerjaan bank sampah, kami perlu membuat tempatnya dulu biar nggak kena hujan,” ucap Risma.

Sementara itu, Ketua umum ikatan alumni ITB Gembong Primajaya mengatakan dibutuhkan pendekatan kepada masyarakat, dalam proses pengerjaan bank sampah.

“Karena tidak bisa dibuat tiba-tiba, masyarakat harus diedukasi perlahan,” ujarnya.

Gembong mengaku, untuk alat pengubah sampah…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kapolda Kepri Pastikan Stok Minyak Goreng di Kepri Aman

Nusantara

Nizar Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah untuk Masyarakat Singkep Pesisir Lingga

Nusantara

Mulai 1 September 2022, Harga BBM nonsubsidi di Kepri Turun

Nusantara

Bupati Lingga Temui Kadin Batam, Bahas Investasi hingga Pengembangan Wisata

Nusantara

Satgas Covid-19 Minta Pelajar SD di Kepri Gunakan Masker saat Sekolah

Nusantara

3 Pria di Karimun Tertangkap Tangan Timbun Solar Subsidi 1,4 Ton

Nusantara

Pemkab Lingga akan Terapkan Vaksin Booster Sebagai Syarat Perjalanan

Nusantara

Kronologi TNI AU Perintahkan Pesawat Asing Mendarat di Batam