Home / Nasional

Minggu, 3 April 2022 - 13:25 WIB

Mudik Dibolehkan, Presiden Imbau Masyarakat Vaksin

Presiden Jokowi meninjau vaksinasi (Foto: ANTARA/ Agus Suparto)

Presiden Jokowi meninjau vaksinasi (Foto: ANTARA/ Agus Suparto)

AMORFATIMEDIA.COM – Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi dosis vaksin kedua maupun booster. Jokowi menekankan, pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Jadi, bagi masyarakat yang belum melengkapi dosis vaksin atau belum mendapatkan vaksin booster agar segera melengkapi,” kata Presiden dikutip amorfatimedia.com dari keterangannya melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu, 3 April 2022.

Jokowi mengatakan, Pemerintah telah membolehkan masyarakat mudik pada Ramadhan 2022 ini dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

Sehingga, masyarakat bisa berkumpul kembali bersama orang tua, sanak saudara dan keluarga di kampung halaman setelah dua tahun diberlakukan kebijakan larangan mudik.

“Namun, perlu saya mengingatkan kita harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata Jokowi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito juga mengimbau, masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi untuk mengoptimalkan pembentukan imunitas sebelum mudik.

Baca Juga :  Isu Pembahasan Penundaan Pemilu, Mahfud MD: Sudah dibatalkan

Wiku menyebut, butuh waktu bagi vaksin membentuk imunitas dalam tubuh. Para ahli imunologi, kata Wiku, sepakat jika proses pembentukan imunitas memakan waktu 1-2 minggu setelah penyuntikkan.

“Sehingga dihimbau kepada masyarakat untuk segera memenuhi dosis vaksinasi lengkap maupun booster. Sekurang-kurangnya 2 minggu, khususnya sebelum menjalankan kegiatan sosial berskala besar seperti mudik,” ujar Wiku.

Wiku mengatakan, dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 tentang pelaku perjalanan mudik lebaran tahun ini, terdapat ketentuan pemudik yang bisa mudik tanpa syarat testing Covid-19. Mereka yakni pemudik yang sudah vaksin booster dosis ketiga.

Namun, bagi yang menerima vaksin dosis kedua tetap mensyaratkan tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1 x 24 jam, atau PCR 3 x 24 jam. Khusus yang baru menerima dosis pertama tetap mensyaratkan PCR dalam kurun 3 x 24 jam.

Baca Juga :  Menaker Dorong Perlindungan Tenaga Kerja di Perkebunan Sawit

“Syarat ini untuk memastikan bahwa yang mudik dalam keadaan sehat, sudah divaksin booster. Ini sebagai bentuk mudik aman dan bertanggung jawab,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu, 3 April 2022.

Sementara, bagi pemudik yang memiliki kondisi kesehatan penyakit komorbid yang tidak dapat divaksin, maka wajib tes PCR 3 x 24 jam ditambah surat keterangan dokter dari rumah sakit (RS) pemerintah yang menyatakan bahwa belum atau tidak dapat divaksin.

Sementara, untuk anak usia kurang dari 6 tahun tidak diberlakukan testing, namun wajib didampingi pendamping perjalanan yang sudah memenuhi syarat testing dan vaksinasi. Bagi anak berusia 6-17 tahun mengikuti aturan vaksinasi dan testing PPDN umum.

Editor: Pramonco

Share :

Baca Juga

Nasional

Aturan Baru Mendagri: Nama Tak Boleh 1 Kata, Bagaimana yang Sudah Telanjur?

Nasional

100 Tahun Chairil Anwar: 7 Puisi Sang Penyair dari Aku hingga Senja di Pelabuhan Kecil

Nasional

DPR Anggarkan Rp48,7 Miliar untuk Ganti Gorden dan Rp11 Miliar Pengaspalan Area Gedung

Nasional

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Tak Mau Rugi

Nasional

Pemerintah Manfaatkan Kepri sebagai Hub Ekspor Produk UMKM Bagian Barat Indonesia

Nasional

Negara Kalah Dengan Mafia, Krisis Minyak Goreng Sudah 6 Bulan

Nasional

Hakim Vonis Bebas Polisi Pembunuh FPI, Kuasa Hukum FPI: Sudah Kami Duga

Nasional

Korupsi CPO Dinilai Membahayakan Gibran, Anthony Budiawan: Makanya Jokowi Melawan