Home / Kesehatan

Minggu, 15 Mei 2022 - 10:03 WIB

Muncul Ancaman Virus Hendra, Kenali Gejala, Penyebab dan Pencegahannya

Kuda yang terkena virus Hendra. californiaexaminer.net

Kuda yang terkena virus Hendra. californiaexaminer.net

AMORFATIMEDIA.COM – Masyarakat dunia masih dihantui ancaman virus COVID-19 dan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Namun belakangan ancaman virus baru telah terdeteksi yakni virus Hendra.

Peneliti Griffith University Australia telah menemukan varian virus Hendra baru yang bisa menular ke kuda dan manusia. Infeksi virus Hendra (HeV) adalah zoonosis penyakit yang dapat ditularkan ke manusia dari hewan. Diketahui penyakit ini sempat muncul pada tahun 1994 dan 2016.

Diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Disease, varian baru virus Hendra terdeteksi dalam urin kelelawar berkepala hitam dan abu-abu, yang tersebar di Australia bagian utara-tengah New South Wales hingga Queensland tenggara.

“Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia,” kata pemimpin penelitian dr Alison Peel dari Pusat Kesehatan dan Keamanan Pangan, dikutip situs resmi Griffith University, Minggu, 15 Mei 2022.

“Perkembangan kelelawar berkepala abu-abu di wilayah New South Wales, Victoria dan Australia Selatan, biasanya tidak dianggap berisiko tinggi untuk menularkan virus Hendra. Tetapi bukti terbaru menunjukkan ada risiko penularan virus Hendra pada kuda dan pengasuhnya (manusia).”

Baca Juga :  Khasiat Daun Salam, Salah Satunya Mencegah Kanker

Melansir CDC, Virus Hendra (HeV) adalah anggota famili Paramyxoviridae, genus Henipavirus. HeV pertama kali diisolasi pada tahun 1994 dari spesimen yang diperoleh selama wabah penyakit pernapasan dan neurologis pada kuda dan manusia di Hendra, pinggiran kota Brisbane, Australia. Ini terkait dengan virus Nipah, spesies lain dalam genus Henipavirus.

Reservoir alami virus Hendra telah diidentifikasi sebagai flying fox (kelelawar dari genus Pteropus). Sejak 1994 hingga 2013, infeksi virus Hendra pada manusia masih jarang terjadi; hanya tujuh kasus yang dilaporkan.

Penyebab

Virus Hendra (pernah disebut equini morbillivirus) adalah anggota dari keluarga Paramyxoviridae, genus Henipavirus yang punya 2 anggota, yaitu Hendra virus dan Nipah virus.

Virus Hendra pertama kali diisolasi pada September 1994 dari spesimen yang diperoleh selama wabah penyakit pernapasan dan neurologis pada kuda dan manusia di Hendra, pinggiran Brisbane, Australia.

Sementara itu, Virus Nipah ditemukan di Malaysia, yang pada saat ditemukan di tahun 1999 menimbulkan penyakit pada lebih dari 100 orang.

Baca Juga :  Virus Zika Bermutasi, Ahli Peringatkan Potensi Lebih Berbahaya
Diagnosa

Tes laboratorium yang digunakan untuk mendiagnosis virus Hendra (HV) dan virus Nipah (NV) meliputi deteksi antibodi dengan ELISA (IgG dan IgM), reaksi berantai polimerase waktu nyata (RT-PCR), dan virus upaya isolasi. Di sebagian besar negara, penanganan virus Hendra perlu dilakukan di laboratorium penyimpanan tinggi.

Diagnosis laboratorium pasien dengan riwayat klinis HV atau NV dapat dibuat selama fase akut dan fase penyembuhan penyakit dengan menggunakan kombinasi tes termasuk deteksi antibodi dalam serum atau cairan serebrospinal (CSF), deteksi RNA virus ( RT-PCR) dalam serum, CSF, atau usap tenggorokan, dan isolasi virus dari CSF atau usap tenggorokan.

Tanda dan gejala

Setelah inkubasi 9-16 hari, infeksi virus Hendra dapat menyebabkan penyakit pernapasan dengan tanda dan gejala mirip flu yang parah. Dalam beberapa kasus, penyakit dapat berkembang menjadi ensefalitis. Meskipun infeksi virus Hendra jarang terjadi, kasus fatalitasnya tinggi: 4/7 (57%).

Simak Ancaman Virus Hendra di halaman berikutnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Makanan dan Minuman Ini Ternyata Bisa Obati Ginjal Tanpa Cuci Darah

Kesehatan

Cara Mengatur Instagram agar Tak Ganggu Kesehatan Mental

Kesehatan

7 Manfaat Ikan Gabus Untuk Kesehatan, Mempercepat Penyembuhan Luka

Kesehatan

Viral! Keseringan Begadang Wanita 21 Tahun Kena Stroke hingga Koma

Kesehatan

Hati-hati Bakteri! Hindari Semangka Disimpan di Dalam Kulkas

Kesehatan

5 Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan, Bisa Mengurangi Stres

Kesehatan

Dengan Cara Ini, Impotensi Akibat Diabetes Bisa Diatasi

Kesehatan

Virus Zika Bermutasi, Ahli Peringatkan Potensi Lebih Berbahaya