Home / Nasional

Sabtu, 30 April 2022 - 14:15 WIB

Negara ini Mulai Panik Akibat Jokowi Larang Ekspor CPO

Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN

Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN

AMORFATIMEDIA.COM – Pemerintah telah mengumumkan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng. Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto larangan ini termasuk crude palm oil (CPO), RBD Palm Oil, RBD Palm Olein dan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.

Menurut Ketua Konsultan Koditas LMC Internasional, langkah Jokowi melarang ekspor CPO dan minyak goreng akan memberi tekanan ekstra pada konsumen yang terkena dampak kenaikan harga bahan bakar dan pangan, khususnya di Asia dan Afrika.

“Keputusan Indonesia tidak hanya memengaruhi ketersediaan minyak sawit, tetapi juga minyak nabati di seluruh dunia,” kata James Fry, dilansir The Guardian, Sabtu, 30 April 2022.

Baca Juga :  Alquran Menjawab Mengapa Orang Zalim Selalu Berjaya

Terlebih, keputusan Jokowi itu dilakukan di tengah krisis pangan global, salah satunya akibat konflik Rusia dan Ukraina.

“Ini terjadi ketika tonase ekspor semua minyak utama lainnya berada di bawah tekanan. Minyak kacang kedelai karena kekeringan di Amerika Selatan, minyak lobak karena tanaman kanola membawa bencana di Kanada, dan minyak bunga matahari karena perang Rusia di Ukraina,” ujar Fry.

Selain Fry, Ketua Pakistan Edible Oil Refiners Association (PEORA) Rasheed Jahnmod mengatakan, tidak ada yang bisa mengompensasi hilangnya minyak sawit Indonesia. Kebijakan Jokowi tersebut justru akan membuat setiap negara menderita.

Baca Juga :  OMG! Online Shop Jual 'Remot AC Langit' Senilai Rp345 Juta

Kabarnya, India, Pakistan, dan Bangladesh tengah mempertimbangkan untuk mengimpor kebutuhan minyak sawit dari Malaysia. Namun, banyak ahli berpendapat jika Malaysia tidak mampu memenuhi kekosongan produksi karena kebijakan yang diambil Indonesia.

Pasalnya, Indonesia biasanya memasok hampir setengah dari total impor minyak sawit India, sementara Pakistan dan Bangladesh mengimpor hampir 80 persen kebutuhan sawit mereka dari Indonesia.

(Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Nasional

Korupsi CPO Dinilai Membahayakan Gibran, Anthony Budiawan: Makanya Jokowi Melawan

Nasional

Diusut Dewas, Kemungkinan Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Diterima Berkelompok

Nasional

Kasus Korupsi Lain Menanti Tersangka Mafia Minyak Goreng Dirjen Daglu Indrasari Wisnu

Nasional

Pengisian Penjabat Kepala Daerah pada 2022 dan 2023 Rentan Praktik KorupsiĀ 

Nasional

MotoGP Mandalika 2022, Jokowi Berpaling ke Fabio Quartararo Usai Marc Marquez Absen

Nasional

Polri Tangkap 30 Pelaku Kecurangan Seleksi CASN 2021

Nasional

Sah, biaya Haji 2022 Naik Jadi Rp39,8 juta

Nasional

IHSG Dibuka Menguat, Diproyeksi 7.000-7.100A