Home / Pemilu

Jumat, 24 Juni 2022 - 16:03 WIB

Otak-Atik Koalisi Bisa Ada 4 Capres di Pilpres 2024

Ilustrasi KOMPAS

Ilustrasi KOMPAS

AMORFATIMEDIA.COM – Sejumlah peristiwa politik akhir pekan kemarin membuat konstelasi dan peta menjelang Pilpres 2024 terus berubah. Gerbong koalisi diprediksi bisa terjadi hingga sampai empat poros.

Sesuai aturan, pihak yang bisa mengajukan capres-cawapres pada Pilpres 2024 adalah partai atau gabungan partai yang memiliki paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR 2019. Aturan ini tertuang dalam Pasal 222 UU Pemilu.

Artinya, hanya PDIP yang bisa mencalonkan sendiri pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024. PDIP memiliki 22,26 persen kursi DPR.

PDIP hingga saat ini belum memutuskan sosok capres yang akan diusung. Jika mengamati isu yang berkembang, PDIP ada di antara dua pilihan, yaitu mengusung Puan Maharani atau Ganjar Pranowo.

Selanjutnya, pemegang tiket Pilpres 2024 lainnya adalah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Gabungan kepemilikan kursi DPR Golkar, PAN dan PPP mencapai 25,73 persen.
poster.

Baca Juga :  Politikus Anti-Islam Bakar Al-Qur'an, Picu Kerusuhaan Besar di Swedia

KIB hingga saat ini belum memiliki capres. Namun diketahui Ketum Golkar Airlangga Hartarto sudah mendapat mandat dari partainya untuk menjadi capres.

Nah, tersisa lima partai lain yang berkoalisi. Kelima partai itu adalah:

– Gerindra (13,75%)
– PKB (10,09%)
– NasDem (10,26%)
– Demokrat (9,39%)
– PKS (8,7%)

Gerindra dan PKB diketahui sedang berhubungan intens membahas kemungkinan koalisi. Gabungan kepemilikan kursi kedua partai sudah cukup untuk menghasilkan satu tiket ke Pilpres 2024.

Duet yang mungkin dari koalisi Gerindra-PKB adalah Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Hingga saat ini kedua partai masih dalam penjajakan.

Sementara itu, sisa tiga partai lainnya adalah NasDem, Demokrat, dan PKS. Gabungan kepemilikan kursi ketiga partai ini juga sudah cukup untuk mendapat satu tiket ke Pilpres 2024.

Baca Juga :  MK Tegaskan Kembali Putusan DKPP Tidak Final dan Mengikat

Siapa capres koalisi terakhir ini? Seperti diketahui NasDem memiliki tiga kandidat bakal capres, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Jenderal Andika Perkasa. Ganjar Pranowo diketahui sudah merespons negatif soal namanya masuk jadi salah satu bakal capres NasDem.

Sementara Anies mengaku menaruh hormat atas dipilihnya namanya. Jenderal Andika Perkasa tak pernah merespons pencalonannya di NasDem.

Soal siapa capres koalisi partai ini, Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari punya analisis. Dia meyakini koalisi partai ini akan mengusung Anies.

“Nah, tiga partai ini mungkin saja menjadi satu poros, sebutlah Poros Gondangdia atau apa pun namanya nanti yang akan sama-sama mengusung Anies,” ujar Qodari, Jumat (24/6/2022).

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Lihat Artikel Asli

Share :

Baca Juga

Pemilu

Meski di Tolak, Ombudsman Tetap Lanjut Penyelidikan Dugaan Maladministrasi Seleksi Bawaslu Kepri

Pemilu

Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp 76 T, Kode Inisiatif Sarankan KPU Jelaskan Peruntukan

Pemilu

Honor Naik Drastis, KPU Karimun Diminta Perketat Rekrutmen

Pemilu

Tolak UU PPP, Partai Buruh Akan Gugat ke MK

Pemilu

Jelang Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Bawaslu Lingga Ingatkan KPU Patuhi Aturan

Pemilu

Rabu 12 Oktober, Bawaslu Lingga Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Panwascam

Pemilu

Bawaslu Lingga Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2024, Ini Syaratnya

Pemilu

Isu Pembahasan Penundaan Pemilu, Mahfud MD: Sudah dibatalkan