Home / Nusantara

Kamis, 14 Juli 2022 - 14:15 WIB

Panitia Mengaku Malu, Muswil Pemuda Pancasila Kepri Menyisakan Utang

Musyawarah MPW Pemuda Pancasila Kepri/Ist

Musyawarah MPW Pemuda Pancasila Kepri/Ist

AMORFATIMEDIA.COM – Musyawarah Wilayah Pemuda Pancasila Kepulauan Riau yang berlangsung pada akhir Juni 2022 lalu telah usai. Sayangnya kegiatan pemilihan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila itu menyisakan utang yang hingga kini belum dilunasi.

Berdasarkan informasi yang diterima, Muswil Pemuda Pancasila Kepri yang digelar di The BCC Hotel and Residence itu setidaknya menelan anggaran sebesar Rp500 juta. Biaya itu pun menjadi tanggung jawab seluruh kandidat calon ketua MPW PP Kepri.

Dalam Muswil Tersebut diketahui ada tiga bakal calon ketua yang mendaftarkan diri, yakni Muhammad Lutfi, Neko Wesha Pawelloy dan Sunarto Poniman. Berdasarkan hasil rapat, ketiganya pun dibebani tanggung jawab pembayaran kegiatan sebesar Rp175 juta.

Baca Juga :  Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Perjalanan Mudik Lebaran di Kepri, Anggota DPRD Kepri Menolak

“Jadi masing-masing harus menyerahkan uang kegiatan itu Rp175 juta,” kata Ketua Panita Penyelenggara Musyawarah MPW PP Kepri, Alfi Syarin Arifin, Kamis (14/7/2022).

Dia menjelaskan bahwa ketiga kandidat itu sejatinya telah menyerahkan dana yang menjadi tanggung jawab mereka masing-masing. Hanya saja Muhammad Lutfi menyerahkan uang dalam bentuk cek yang ternyata cek tersebut tidak bisa dicairkan.

“Karena tidak bisa dicairkan maka SC, OC mengadakan rapat bersama caretaker MPW Kepri, dan memutuskan bahwa salah satu calon dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dari rapat itu juga, disepakati bahwa sisa anggaran kegiatan yang totalnya mencapai Rp150 juta pun kemudian dibebankan kepada Neko Wesha Pawelloy dan Sunarto Poniman dengan rincian masing-masing harus menambah Rp75 juta. Hal itu juga telah disepakati oleh kedua kandidat dengan menandatangani surat di atas materai.

Baca Juga :  Menjaga “Nyala Api” Pemikiran Buya Syafii Maarif

“Itu sudah keputusan rapat, kedua kandidat juga bersedia karena ada suratnya yang bermaterai,” ucapnya.

Belakangan Neko Wesha Pawelloy pun telah menyerahkan kekurangan dana sebesar Rp75 juta tersebut. Sementara hingga kini Sunarti Poniman tak kunjung menyerahkan uang tersebut kepada panitia sehingga kegiatan muswil itu menyisakan piutang.

“Neko sudah bayar Rp75 Juta tapi Poniman belum. Sampai sekarang,” tegasnya.

Panitia Malu…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Ada Diskon hingga Penghapusan Denda Bayar PBB di Karimun, Berlaku hingga Desember

Nusantara

Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora, Mantan Gubernur Kepri Akan Diperiksa

Nusantara

Peringati Hari Bayangkara ke-75, Polsek Daik Lingga Kepri gelar Vaksinasi Jangkau Pulau

Nusantara

Kenalan di Facebook, Bocah SD di Natuna Dicabuli 1 Pelajar dan 2 Pemuda

Nusantara

JMSI Nobatkan Ansar Ahmad Sebagai Tokoh Inspirasi Kemerdekaan Pers

Nusantara

BNNP Kepri Tangkap Pengedar Sabu 11 Kg di Lingga Kepri

Nusantara

Gaji Honorer Pemkab Karimun Turun, Berapa sih Besarannya ?

Nusantara

Turnamen Bola Voli Desa Bukit Harapan Resmi di Mulai, Hadiahnya Menggiurkan