Home / Nusantara

Selasa, 21 Juni 2022 - 15:07 WIB

Pemerintah RI Respons Mahathir: Kepri Wilayah Kedaulatan Indonesia

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (ketiga kiri) dan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad (keempat kiri) berjalan bersama ke arah Masjid Putra Putrajaya, Malaysia, Jumat (9/8/2019)/Antara.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (ketiga kiri) dan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad (keempat kiri) berjalan bersama ke arah Masjid Putra Putrajaya, Malaysia, Jumat (9/8/2019)/Antara.

AMORFATIMEDIA.COM – Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan bahwa Kepulauan Riau (Kepri) adalah wilayah kedaulatan Indonesia. Hal itu disampaikan Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani membantah mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengklaim Kepulauan Riau bagian dari wilayah negaranya.

“Hingga detik ini, satu-satunya entitas yang memiliki kendali atas wilayah Provinsi Riau adalah Pemerintah Republik Indonesia,” kata Jaleswari melalui keterangan tertulis, Selasa, 21 Juni 2022.

Jaleswari mengatakan Pemerintah Indonesia selama ini melakukan administrasi pemerintahan lewat proses demokratis di Kepulauan Riau. Pemerintah juga melakukan pencatatan penduduk, penerapan hukum nasional dan penegakan hukum.

Baca Juga :  Peringatan ke-67 KAA di Bandung, dari Indonesia Menuju Solidaritas Dunia

Dia mengatakan hal-hal itu merupakan urusan yang hanya bisa dilakukan pemerintahan yang sah. Jaleswari menilai klaim Mahathir salah kaprah.

Sebelumnya, mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan Kepulauan Riau merupakan bagian dari Malaysia. Dia pun menyebut Singapura sebagai bagian dari wilayah Malaysia.

“Kita harusnya tak hanya meminta Pedra Branca dikembalikan, atau Pulau Batu Puteh, kita juga harus meminta Singapura pun Kepulauan Riau, mengingat mereka adalah bagian dari Tanah Melayu [Malaysia],” ungkap Mahathir, Minggu (19/6).

Baca Juga :  KPK Periksa Bupati Karimun, Telisik Aliran Uang Kasus DAK Tahun 2018

Mahathir mengatakan bahwa lahan Malaysia dahulu terbentang dari Tanah Genting Kra di Thailand hingga Kepulauan Riau dan Singapura. Namun, wilayah itu kini terbatas di Semenanjung Malaysia.

“Saya khawatir Semenanjung Malaysia akan diambil oleh orang lain di masa depan,” katanya, seperti dilansir The Straits Times.

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Lihat Artikel Asli

Share :

Baca Juga

Nusantara

Fonema Hujan Es di Batam Kepri, Begini Penjelasan BMKG

Nusantara

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 7 Hotel di Kepri

Nusantara

Kejaksaan Tangkap Buron Kasus Korupsi Alat Transfortasi Laut di Lingga, Kepri

Nusantara

Banyak TKA Asal Tiongkok Tak Berizin Dipekerjakan di Karimun Kepri

Nusantara

Nizar Kunker ke Bappenas, Jemput Peluang APBN untuk Lingga
Ilustrasi Covid-19

Nusantara

Isi Edaran Bupati Lingga Soal Aturan Perjalanan Selama PPKM Level 3

Nusantara

Mensos Risma Bakal Bangun Bank Sampah Untuk jadi BBM di Kepri

Nusantara

Simak! Jadwal Pemadaman Listrik di Karimun Kepri, 12 Mei 2022