Home / Nusantara

Jumat, 15 Juli 2022 - 07:49 WIB

Pemkab Lingga akan Terapkan Vaksin Booster Sebagai Syarat Perjalanan

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 dosis penguat (booster). ANTARA

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 dosis penguat (booster). ANTARA

AMORFATIMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan segera menerapkan ketentuan vaksin booster sebagai syarat perjalanan ke luar maupun yang masuk ke wilayah Kabupaten Lingga.

Hal tersebut disampaikan oleh Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda Seksi Surveilens dan Imunisasi, Dessy Priyanti saat diwawancarai baru-baru ini menyusul adanya Surat Edaran atau SE Satgas Covid-19 terbaru, yakni pelaku perjalanan kembali diwajibkan untuk vakisnasi booster.

“Dalam waktu dekat aturan tersebut akan diberlakukan bagi pelaku perjalanan,” kata Dessy

Dessy mengatakan dengan diterapkannya aturan tersebut, tentu dapat membantu meningkatkan capaian vaksinasi booster di Kabupaten Lingga.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga yang mempunyai peran langsung di pintu masuk.

Selain itu, berdasarkan instruksi Bupati Lingga Muhammad Nizar diwajibkan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN untuk vaksinĀ booster.

“Namun sampai saat ini belum semuanya melaksanakan. Jadi kami masih menginventarisir ASN dan non ASN yang belum melaksanakan vaksinasi booster,” ujarnya.

Capaian vaksinasi booster di Kabupaten Lingga saat ini masih sangat rendah. Setidaknya baru mencapai 15,44 persen sasaran dan bakal ditargetkan 30 persen hingga akhir Juli 2022 mendatang.

Sebelumnya, Pemerintah mengatakan, pemberlakuan vaksin booster jadi syarat perjalanan dan kegiatan masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi. Kebijakan ini nantinya akan diatur melalui peraturan Satgas dan peraturan turunan lainnya.

“Pemerintah akan kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan resmi, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (5/7/2022).

“Selain itu, pemerintah juga akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi,” sambung Koordinator PPKM Jawa-Bali tersebut.

Luhut mengatakan penerapan kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh capaian vaksinasi booster yang masih rendah. Berdasarkan data PeduliLindungi, dari rata-rata orang masuk mal per hari sebesar 1,9 juta orang, hanya 24,6 persen yang sudah vaksinasi booster.

Menurut Luhut, di tengah peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi, masih rendahnya vaksinasi booster sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang.

“Untuk mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster. Sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksinasi,” kata dia.

(Pur/Pram)

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google News caranya Klik di Sini

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kasus COVID-19 di Lingga Menurun Jadi 27 Kasus
Ilustrasi Covid-19

Nusantara

Isi Edaran Bupati Lingga Soal Aturan Perjalanan Selama PPKM Level 3

Nusantara

Kedai Qu, Tempat Oleh-Oleh Khas Lingga Jual Produk UMKM

Nusantara

Petugas PLN di Karimun Tewas Tersengat Listrik Saat Bertugas

Nusantara

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Lantai 7 Hotel di Kepri

Nusantara

BNNP Kepri Tangkap Pengedar Sabu 11 Kg di Lingga Kepri

Nusantara

Anggota Satpol PP di Karimun Ditemukan Tewas Gantung Diri

Nusantara

Asal Mula Kepulauan Riau