Home / Nusantara

Jumat, 22 April 2022 - 20:37 WIB

Pemkab Lingga Terima Penghargaan dari KPK

Bupati Lingga Muhammad Nizar menerima lansung penghargaan dari Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang turut disaksikan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Lingga

Bupati Lingga Muhammad Nizar menerima lansung penghargaan dari Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang turut disaksikan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Lingga

AMORFATIMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penghargaan tersebut terkait Pemerintah Daerah dengan peningkatan skor indeks pencegahan korupsi Monitoring Centre for Prevention (MCP) tertinggi tahun 2021 dan Admin MCP terbaik tahun 2021.

MCP merupakan aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Penerimaan penghargaan sejumlah daerah di wilayah Kepri itu berlansung melalui Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Kamis, 21 April 2022.

Baca Juga :  Dapatkah Sri Lanka Pulih dari Keruntuhan Ekonomi?

Bupati Lingga Muhammad Nizar menerima lansung penghargaan tersebut dari Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang turut disaksikan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Apresiasi setinggi-tingginya terhadap prestasi ini. Terhadap kinerja-kinerja OPD yang terlibat. Mudah-mudahan prestasi ini menjadi spirit baru dalam bekerja untuk tahun-tahun mendatang,” kata Nizar.

Nizar menyebut, capaian ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak di tingkat daerah baik Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan admin MCP sendiri, serta peran pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh KPK.

“Dengan baiknya nilai MCP ini, maka paling tidak masyarakat akan mendapatkan pelayanan publik yang baik. Juga dengan perizinan yang tidak dipersulit hingga pengadaan barang dan jasa yang sudah sesuai ketentuan,” ujar Nizar.

Baca Juga :  Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupkan Benih Lobster Senilai Rp14 Miliar

Untuk diketahui, dari data KPK RI, Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021, Kabupaten Lingga berada pada skor 74,78, sementara statistik pengaduan masyarakat hanya berjumlah 21 pengaduan terhitung sejak 2017. DanĀ  statistik laporan gratifikasi nihil, terhitung dari tahun 2015.

Tingkat kepatuhan LHKPN tahun 2021 baik itu laporan dari eksekutif maupun legislative memiliki nilai 100 persen.

MCP menyangkut delapan sektor titik rawan korupsi. Diantaranya perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.

Reporter: Pursyahdad
Editor: Pramonco

Share :

Baca Juga

Nusantara

Babak Baru Kisruh Dualisme Kepengurusan KNPI Kepri
PPKM

Nusantara

Sejak Awal Agustus, Natuna Akhiri Masa PPKM

Nusantara

KKB Meranti Distribusikan Daging Kurban Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Nusantara

Nelayan Karimun Dinyatakan Hilang, Kapal Ditemukan di Meranti

Nusantara

12 Napi di Kepri Bebas Lebaran 2022, ini Syarat Remisi Napi

Nusantara

Bangunan Kantor BPD Lingga Kepri Rusak dan Hampir Roboh

Nusantara

Kasus COVID-19 di Lingga Menurun Jadi 27 Kasus
LISTRIK

Nusantara

Diskon Token Listrik Hingga 50% Bulan April-Desember 2021