Home / Nasional

Senin, 22 Agustus 2022 - 19:19 WIB

Pengacara Brigadir J Heran Dengan Hasil Autopsi Kedua

Kamaruddin Simanjuntak

Kamaruddin Simanjuntak

AMORFATIMEDIA.COM – Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengaku heran dengan hasil autopsi kedua yang dijalankan oleh tim forensik terhadap Brigadir Yosua atau Brigadir J. Sebab, hasil autopsi menunjukkan hanya ada luka tembak dan tidak ada luka tindak kekerasan.

“Berarti dia perlu kita sekolahkan lagi itu ke luar negeri supaya pinter dia. Karena, si tersangka atau pelaku mengatakan dianiaya dulu,” kata Kamaruddin, Senin (22/8).

Kamaruddin menyebut, sikap independen yang dinyatakan oleh tim forensik dianggap tidak sesuai. Lantaran, sebagai pemohon untuk autopsi, pihaknya belum menerima hasil autopsi tersebut.

“Kalau independen, dia harus kasih ke saya hasilnya. Saya aja sampai sekarang belum terima hasilnya, padahal saya yang mengajukan toh. Kalau independen dia harus serahkan ke saya, tapi kalau dia hanya kasih ke penyidik, berarti dia tidak independen, dia dokternya penyidik,” ujar Kamaruddin.

Baca Juga :  Khasiat Daun Salam, Salah Satunya Mencegah Kanker

Sementara, Tim Forensik tidak menemukan tanda luka penyiksaan pada jenazah Brigadir Yosua atau Brigadir J. Tudingan itu yang selama ini dituding oleh pihak keluarga Yosua.

Ketua Tim Forensik kasus penembakan Brigadir Yosua, Ade Firmansyah mengatakan, terdapat luka fatal pada dua titik seperti di kepala dan dada. Namun, luka lainnya tersebut bukan disebabkan oleh tindak kekerasan.

“Tidak ada tanda kekerasan selain karena senjata api di tubuh korban,” kata Ade di Bareskrim Polri, Senin (22/8).

Ade menjelaskan, luka-luka yang selama ini muncul di media sosial dan media massa tidak teridentifikasi. Hanya luka tembak yang dapat diidentifikasi oleh pihaknya.

Baca Juga :  AS Ancam Taliban, Gegara Aturan Wajib Pakai Cadar

“Itu menjadi fokus kami, dengan makroskopik dan forensik, memang tidak ada luka-luka (kekerasan) hanya luka tembak saja di sana,” ujar Ade.

Ade menyebut, luka tubuh itu masih cukup jelas saat pelaksanaan autopsi kedua. Baginya hal itu merupakan sisi positif sehingga autopsi dapat dituntaskan hampir empat minggu.

“Gambaran luka di tubuh masih cukup jelas,” ucap Ade.

Ade menyampaikan, seluruh tampilan luka akan dijabarkan dalam konferensi meja hijau. Pihaknya siap menjelaskan lebih lanjut terkait luka-luka tersebut.

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google News caranya Klik di Sini.

Lihat Artikel Asli

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis, Simak Rinciannya

Nasional

4 Striker Legendaris di ONE Championship yang Tanding Ratusan Kali

Nasional

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Tak Mau Rugi

Nasional

Megawati Khawatir Kondisi RI: Kalau Aku Ndak Ada, Terus Piye Yo?

Nasional

Soal Ganja untuk Medis, Wamenkumham Sebut Ada Mekanisme Revisi UU Narkotika

Nasional

Elon Musk Beli Twitter Rp 629 T, Harga Kripto Dogecoin Menguat

Nasional

UU TPKS Disahkan, Pemaksa Perkawinan Anak Dihukum 9 Tahun Penjara

Nasional

Satpam Cleaning-service Tak Masuk Pendataan Non-ASN