Home / Nasional

Senin, 18 April 2022 - 10:15 WIB

Peringatan ke-67 KAA di Bandung, dari Indonesia Menuju Solidaritas Dunia

Pengibaran Bendera Asia Afrika (Foto: Merdeka.com)

Pengibaran Bendera Asia Afrika (Foto: Merdeka.com)

AMORFATIMEDIA.COM – Bendera anggota Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dikibarkan dalam peringatan ke-67 Konferensi Asia Afrika (KAA).

Ada 109 bendera dikibarkan di tiang bendera yang mengelilingi Gedung Merdeka Kota Bandung, Senin, 18 April 2022.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhunul Ulum mengatakan hari ini adalah hari bersejarah peringatan KAA.

“Tanggal 18 April adalah peringatan Konferensi Asia Afrika, sejarah mencatat KAA merupakan pertemuan negara-negara Asia Afrika solideritas dan persatuan pada 18-24 April 1955 di Bandung,” ucap Uu, Senin, 18 April 2022.

Baca Juga :  Arti Beras bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia

KAA ini merupakan rentetan pertemuan yang diselenggarakan sebelumnya. Berawal dari Konferensi Kolombo dilanjutkan dengan pertemuan 5 negara tersebut di Bogor, Jawa Barat pada Desember 1954 dan merestui Indonesia sebagai tuan rumah KAA.

Pada puncak acara, Presiden Soekarno, mengucapkan pidato pembukaan yang berjudul “Let a New Asia And a New Africa be Born” (Mari Kita Lahirkan Asia Baru dan Afrika Baru). Pidato yang berapi-api menyentak dan berani itu menggugah semua peserta KAA.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan Bulan Purnama Pink Muncul Akhir Pekan Ini

“Bahwa kita, peserta konferensi, berasal dari kebangsaan yang berlainan, begitu pula latar belakang sosial dan budaya, agama, sistem politik, bahkan warna kulit pun berbeda-beda, namun kita dapat bersatu, dipersatukan oleh pengalaman pahit yang sama akibat kolonialisme, oleh keinginan yang sama dalam usaha mempertahankan dan memperkokoh perdamaian dunia,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Densus 88 Klaim Tangkap 568 Terduga Teroris Sejak 2020

Nasional

Aturan Baru Mendagri: Nama Tak Boleh 1 Kata, Bagaimana yang Sudah Telanjur?

Nasional

Jurnal Internasional Soroti Vaksin Nusantara Besutan Terawan

Nasional

Dinai Otoriter, Berikut Deretan Pasal Penghinaan ke Penguasa yang Mengganjal dari RKUHP

Nasional

Dua Belas Jabatan Luhut Pandjaitan pada Era Pemerintahan Jokowi

Nasional

Bebas Bersyarat, Habib Rizieq Sebut Bukan dari Parpol atau Kekuasaan

Nasional

KPK Klaim Buru Empat Buron Sejak 2017

Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, Arab Saudi Larang Warganya Mengunjungi Indonesia