Home / Dunia

Senin, 18 April 2022 - 07:45 WIB

Politikus Anti-Islam Bakar Al-Qur’an, Picu Kerusuhaan Besar di Swedia

Pemimpin Denmark dari partai sayap kanan Stram Kurs membakar salinan Alquran di daerah berpenduduk Muslim di Swedia. Rasmus Paludan dengan ditemani oleh polisi, pergi ke ruang publik terbuka di Linkoping selatan, Kamis (14/4/2022). Foto: TRTWorld

Pemimpin Denmark dari partai sayap kanan Stram Kurs membakar salinan Alquran di daerah berpenduduk Muslim di Swedia. Rasmus Paludan dengan ditemani oleh polisi, pergi ke ruang publik terbuka di Linkoping selatan, Kamis (14/4/2022). Foto: TRTWorld

AMORFATIMEDIA.COM – Pemimpin Partai Stram Kurs (Garis Keras) Rasmus Paludan membakar salinan Al Quran pada Kamis (14/4/2022) di daerah berpenduduk muslim Kota Linkoping Swedia.

Dilansir dari Anadolu Agency, Stram Kurs adalah partai berhaluan sayap kanan garis keras di Swedia.

Pada Kamis, Paludan yang didampingi polisi mendatangi ruang publik terbuka di Linkoping lalu meletakkan Al Quran.

Setelah itu, dia membakarnya sambil mengabaikan protes dari massa yang berjumlah sekitar 200 orang. Massa tidak terima dan mendesak polisi untuk tidak membiarkan Paludan melakukan tindakannya.

Baca Juga :  Ekspedisi Kebaikan Zakat BMH Tembus Negeri Bunda Tanah Melayu

Tiga orang di Kota Norrkoping, Swedia, harus dirawat setelah terkena peluru polisi selama bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa. Bentrokan itu dipicu pembakaran Al-Qur’an yang menyebabkan kerusuhan di beberapa kota Swedia selama akhir pekan Paskah.

Dilansir dari Reuters, Senin (18/4/2022), pengunjuk rasa kontra menyerang polisi sebelum demonstrasi ekstremis sayap kanan yang direncanakan dimulai. Perdana Menteri Magdalena Andersson mengutuk kekerasan tersebut.

Baca Juga :  Miris! Pria Ini Bunuh Istri karena Ogah Diomeli

“Tiga orang tampaknya telah terkena pantulan dan sekarang dirawat di rumah sakit. Ketiga orang yang terluka ditangkap karena dicurigai melakukan kejahatan,” kata polisi dalam sebuah pernyataan online dan menambahkan tidak ada cedera yang mengancam jiwa.

Polisi mengatakan situasi di Norrkoping sudah tenang pada Minggu (17/4) malam. Polisi dan pengunjuk rasa telah terlibat dalam bentrokan serius selama beberapa hari terakhir di mana beberapa polisi terluka dan beberapa kendaraan telah dibakar.

(Pram)

Share :

Baca Juga

Dunia

Hari Ini, Arab Saudi Evakuasi Warga dari RI

Dunia

Arab Saudi Menerima Jemaah Haji Dunia Pertama dari Indonesia

Dunia

G7 Sepakat Tinggalkan Energi Batu Bara pada 2035

Dunia

Nasa Membuat Sejarah, Luncurkan Roket Pertama dari Australia

Dunia

Reformasi Saudi dan Kemungkinan Normalisasi dengan Israel

Dunia

Robot Masjidil Haram Bisa 11 Bahasa, Mudahkan Jemaah Haji dan Umrah

Dunia

Bentrok dengan Polisi Israel di Masjid Al Aqsa, 67 Warga Palestina Terluka

Dunia

Macron: Melarang wanita muslim Prancis mengenakan jilbab akan picu perang saudara