Home / Nusantara

Kamis, 25 Agustus 2022 - 07:34 WIB

Raja Haji Fisabilillah, Pahlawan Nasional Asal Kepri yang Dianggap Viking oleh Belanda

Raja Haji Fisabilillah(Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional)

Raja Haji Fisabilillah(Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional)

AMORFATIMEDIA.COM – Perlawanan terhadap penjajahan Belanda terjadi di semua daerah di Indonesia. Tak terkecuali di daerah kerajaan Riau-Lingga, yang saat ini berada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Provinsi Kepri sendiri berada di daerah terluar negara yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga.

Satu pahlawan Nasional yang terkenal di Kepri adalah Raja Haji Fisabilillah. Bahkan namanya disematkan di Bandara Kota Tanjungpinang, yaitu Bandara RHF (Raja Haji Fisabilillah). Kisah dari raja Kerajaan Riau dengan gelar Yang Dipertuan Muda Riau IV ini sangat menarik.

Dalam buku “Riwayat Singkat Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah” yang diterbitkan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang tahun 2007, tertulis bahwa penjajah Belanda sangat membenci Raja Haji Fisabilillah.

Penjajah Belanda sampai memberinya gelar sebagai perompak, lanun, avinturir, raja api ataupun gelar-gelar sejenis lainnya. Bahkan Belanda juga menyamakan Raja Haji Fisabilillah dan angkatan perangnya seperti bangsa Viking yang disebut sebagai penjarah laut di kawasan Eropa Utara.

Makam Raja Haji Fisabililah yang berada di Pulau Penyengat

Di sisi lain, gelar-gelar yang diberikan Belanda membuktikan kebesaran dan kehebatannya menentang penjajahan Belanda. Raja Haji Fisabilillah dipandang Belanda sebagai tokoh sangat berbahaya karena pengaruhnya di sepanjang Selat Malaka yang merupakan jalur strategis perdagangan ataupun pelayaran.

Baca Juga :  Hadiri Mubes IMKL, Aziz Minta Mahasiswa Bangun Daerah

“Raja Haji Fisabilillah ini melakukan perjuangan atau perlawanan fisik terhadap penjajah Belanda,” kata Kasubag TU Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Kepulauan Riau, Zulkifli Harto, di Tanjungpinang, Selasa (9/8/2022).

Silsilah Raja Haji Fisabilillah

Raja Haji Fisabilillah yang berdarah bangsawan Melayu dan Bugis lahir di Hulu Riau sekitar tahun 1727. Orangtuanya adalah Daeng Celak (Yang Dipertuan Muda Riau II) dan Tengku Mandak, adik dari Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (Yang Dipertuan Muda Riau I).

Setelah Daeng Celak meninggal dunia, digantikan oleh pamannya Daeng Kamboja, yang bergelar Yang di-Pertuan Muda Riau III. Raja Haji Fisabilillah dibina oleh pamannya itu dan diangkat sebagai Sultan Kelana, yang merupakan jabatan resmi di pemerintahan.

Dalam jabatan tersebut Raja Haji Fisabilillah memiliki tugas menjaga keamanan dan keutuhan segenap wilayah kekuasaan kerajaan Riau. Kemudian Ia juga bertugas mengunjungi negeri-negeri tetangga.

Baca Juga :  Mulai 1 September 2022, Harga BBM nonsubsidi di Kepri Turun

Ketika berkunjung ke Selangor pada tahun 1757, Raja Haji Fisabilillah terlibat perang dengan Belanda, yaitu Perang Linggi. Dalam Perang Linggi, Raja Haji Fisabilillah mengalami luka. Namun Ia berhasil mengamankan Selangor dari rongrongan Belanda dan sekutu-sekutunya.

Pada tahun 1777, Raja Haji Fisabilillah diangkat sebagai Yang Dipertuan Muda Riau IV menggantikan Daeng Kamboja yang meninggal dunia.

“Beliau ini raja Kerajaan Riau-Lingga. Banyak dekade pemerintahan kerajaan Riau. Ada sebelumnya Kerajaan Johor, Pahang, Riau, Lingga. Terakhir Riau-Lingga,” kata Kasubag TU Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Kepulauan Riau, Zulkifli Harto.

Sebagai pemimpin kerjaan, Raja Haji Fisabilillah bertanggung jawab penuh atas kelancaran pemerintahan, keamanan dan kemakmuran rakyat wilayah kerajaan Riau. Raja Haji Fisabilillah memiliki watak pemberani, cerdas dan peka.

Di tahun 1874, Raja Haji Fisabilillah gugur dalam pertempuran melawan Penjajah Belanda di Teluk Ketapang. Ia dikuburkan di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Pada bulan Agustus 1997, Raja Haji Fisabilillah diangkat sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan keputusan Presiden RI nomor: 072/TK/1997.

Selanjutnya: Perlawanan melawan penjajah…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pemkab Lingga Raih 5 Kali Opini WTP, DPRD Beri Apresiasi

Nusantara

KPK Periksa Bupati Karimun, Telisik Aliran Uang Kasus DAK Tahun 2018

Nusantara

Viral Perkelahian Perwira Polda Kepri Diduga Mabuk hingga Tabrak Mobil Dinas TNI

Nusantara

3 Pria di Karimun Tertangkap Tangan Timbun Solar Subsidi 1,4 Ton

Nusantara

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Lingga Lakukan Sosialisasi

Nusantara

Politeknik Lingga Buka Penerimaan Mahasiswa Baru D3 D4 Jalur Beasiswa

Nusantara

Gubernur Kepri lantik Endang Abdullah sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang

Nusantara

Pemkab Lingga Siapkan Rumah Singgah di Batam Untuk Keluarga Pasien