Home / Nusantara

Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:35 WIB

Rugikan Negara Rp.674 Juta, Mantan Kades di Lingga jadi Tersangka

AM mantan Kepala Desa Limbung Kecamatan Lingga Utara bersama KMZ Kaur Keuangan perkara dugaan tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan APBDes Tahun 2020 (Humas Polres Lingga)

AM mantan Kepala Desa Limbung Kecamatan Lingga Utara bersama KMZ Kaur Keuangan perkara dugaan tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan APBDes Tahun 2020 (Humas Polres Lingga)

AMORFATIMEDIA.COM, LINGGA – Polisi menetapkan AM mantan Kepala Desa Limbung bersama KMZ Kaur Keuangan Desa Limbung Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan APBDes Tahun 2020.

Dari hasil audit oleh Inspektorat Kabupaten Lingga, perbuatan tersangka AM dan KMZ mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 674.706.800.

“saat sekarang ini tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari kedepan, serta tim penyidik juga sedang melakukan  asset tracing dari para tersangka guna melakukan pemulihan kerugian keuangan Negara,” kata Kasat Reskrim Lingga, Adi Kuasa Tarigan seperti dilansir humas.polri.go.id, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Cari Solusi untuk 7.000 Tenaga Honorer yang Akan di Hapus

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan pemeriksaan saksi sebanyak 50 orang dan melakukan penyitaan beberapa dokumen Anggaran Desa Limbung tahun anggaran 2020, Unit Tipikor Polres Lingga menetapkan AM Mantan Kepala Desa Limbung dan KMZ Kaur Keuangan Desa Limbung sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi Anggaran Desa Limbung tahun 2020.

Kerugian negara tersebut didapat dari sisa Anggaran tahun 2020 dengan perincian tidak dapat dipertangungjawabkan penggunaannya sejumlah Rp. 210 juta , kegiatan pembangunan fisik yang penggunaannya tidak wajar sejumlah Rp. 420 juta, Insentif/Honor guru TPA/PAUD/Kader Posyandu/ Insentif RT/RW yang tidak dibayarkan namun anggaran telah di cairkan sejumlah Rp 28,7 juta, Insentif kegiatan Keagamaan yang tidak di bayarkan namun anggaran telah di cairkan sejumlah Rp. 10,5 juta dan terakhir kegiatan fiktif sejumlah Rp 4,8 juta.

Baca Juga :  Mahathir Klarifikasi Pernyataanya Soal Malaysia Harus Klaim Kepulauan Riau

Atas perbuatannya kedua tersangka disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3  UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 Jo. Pasal 55 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Reporter : Pramonco
Editor : Pursyahdad

Share :

Baca Juga

Nusantara

Lewat Bussines Matching, OJK Perluas Akses Pembiayaan Bagi UMKM Lingga

Nusantara

Nelayan diminta Waspada, Gelombang Tinggi di Perkirakan terjadi di Anambas dan Natuna

Nusantara

Kenalan di Facebook, Bocah SD di Natuna Dicabuli 1 Pelajar dan 2 Pemuda

Nusantara

5 Nelayan Asal Anambas Kepri yang Terdampar di Malaysia, Dipulangkan ke Tanah Air

Nusantara

4 Kapal Illegal Fishing Asal Vietnam Ditangkap Baharkam Polri

Nusantara

12 Napi di Kepri Bebas Lebaran 2022, ini Syarat Remisi Napi

Nusantara

Nelayan Karimun Dinyatakan Hilang, Kapal Ditemukan di Meranti

Nusantara

Satgas Covid-19 Minta Pelajar SD di Kepri Gunakan Masker saat Sekolah