Home / Islam Digest

Jumat, 19 Agustus 2022 - 18:31 WIB

Segeralah Tunduk Untuk Bersujud

Ilustrasi sujud. Foto: iStock

Ilustrasi sujud. Foto: iStock

AMORFATIMEDIA.COM – Membaca surah as-Sajdah Anda akan menemukan ayat tentang kematian: “Qul yatawffaakum malakul mautil ladzii wukkila bikum tsumma ilaa rabbikum turja’uun (Katakanlah, malaikat maut yang ditugaskan untuk mencabut nyawa akan mematikanmu. Kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan).” (QS as-Sajdah: 11).

Ayat ini memberikan triger agar kita sebagai hamba Allah Swt, bersungguh-sungguh tunduk dan sujud kepada-Nya. Sebab, hanya dengan mengingat mati semua keterlenaan dengan dunia akan terempaskan.

Kematian pasti datang, tanpa seorang pun yang tahu. Ia menjemput siapa saja sesuai dengan ketentuan-Nya secara tiba-tiba, baik dalam keadaan sakit maupun sehat, miskin maupun kaya, sedih maupun senang. Tugas hamba hanyalah mempersiapkan kematian agar menjadi akhir yang paling indah. Caranya segeralah beramal saleh.

Baca Juga :  Miris! Pria Ini Bunuh Istri karena Ogah Diomeli

Sebab, hanyalah amal saleh bekal terbaik untuk menghadap Allah. Supaya jelas, Allah memberikan perbandingan: “Afa man kaanamu’minan ka man kaana faasiqaa, laa yastawuun (Apakah sama orang yang beriman dengan orang yang fasik).” (QS as-Sajdah:18).

Maksudnya apakah kelak di alam akhirat akan diperlakukan sama antara orang yang tunduk bersujud kepada Allah dengan orang yang membangkang, menolak perintah-perintah-Nya dan melanggar larang-larangan-Nya?

Tentu tidak sama. Allah Mahaadil, tidak mungkin kedua golongan manusia tersebut akan mendapatkan perlakukan yang sama.

Baca Juga :  Juru Gedor Ramadhan Sananta Harapan Baru Shin Tae-Yong Di Timnas Indonesia

Karena itu, pada ayat 12, surah as-Sajdah, Allah SWT menggambarkan betapa hinanya para pendurhaka itu di akhirat: “Wa law taraa idzil mujrimuuna naakisuu ruusihim inda rabbihim (Andaikan engkau menyaksikan bagaimana hinanya para pendosa itu mereka menudukkan kepalanya di hadapan Allah Tuhannya).”

Naakisuu ruusihim” maksudnya kepala mereka disungkurkan karena merasa hina dengan penuh penyesalan atas dosa-dosa yang telah meraka perbuat.

Mereka mengakui bahwa sekarang telah melihat dengan nyata hari kebangkitan yang pernah mereka dengar dari para rasul itu benar-benar terjadi: “Rabbana absharnaa wa sami’naa”.

Mereka menyesal, karena itu mereka…

Share :

Baca Juga

Islam Digest

Wajib Diketahui! Adab Buang Hajat dalam Islam Berdasarkan Hadis

Islam Digest

Penyakit Dunia Islam yang Paling Berbahaya

Islam Digest

Keutamaan Mengingat Allah SWT

Islam Digest

Menyogok Demi Kerja, Apakah Gaji yang Diterima Halal?

Islam Digest

Dosa Riba dan Konsekuensi yang Tidak Dapat Dicabut

Islam Digest

Alquran Menjawab Mengapa Orang Zalim Selalu Berjaya

Islam Digest

Benarkah Siksa Kubur Dihentikan di Bulan Ramadhan?

Islam Digest

Manusia Berbuat Dosa, Benarkah Salah Setan?