Home / Nasional

Jumat, 18 Maret 2022 - 09:33 WIB

Soal Polemik Minyak Goreng, Istana Negara Dicurigai Menyembunyikan Fakta

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi/Instagram @mendaglutfi

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi/Instagram @mendaglutfi

AMORFATIMEDIA.COM – Istana Negara dicurigai mempermainkan rakyat dengan polemik minyak goreng yang terjadi.

Hal tersebut berkaitan ketersediaan minyak goreng yang tiba-tiba berlimpah usai harga eceran tertinggi (HET) dicabut.

Padahal, ketika HET masih dipatok Rp14 ribu, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.

Meskipun minyak goreng telah tersedia dengan stok yang berlimpah, tetapi ketersediaan itu kemudian memunculkan kecurigaan adanya permainan yang dilakukan oleh orang-orang di dalam Istana Negara.

“Karena itu, kita curiga, masa pak polisi tidak tahu? Jadi sebetulnya di dalam analisa ekonomi politik kita tahu bagaimana permainan itu diselenggarakan oleh orang-orang Istana Negara. Mungkin pak polisi sudah tahu, tapi dia mau tunggu, kasih kesempatan ke pak lutfi,” kata pengamat politik, Rocky Gerung dikutip amarfotimedi.com dari YouTube miliknya.

Baca Juga :  Problematika Larangan Presiden terhadap Ekspor CPO dan Minyak Goreng

Beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berujar jika HET minyak goreng curah dibanderol Rp14 ribu.

Keputusan yang diambil Kapolri dinilai Rocky Gerung merupakan upaya pihak kepolisian untuk menertibakan hal-hal yang mungkin akan membuat terjadinya penimbunan ulang.

“Namun, ekonomi sudah bergerak melalui atau dengan kepentingan oligarki di depan. Karena itu, emak-emak sebetulnya mau menyindir para oligarki dan menteri yang disebut tahu dimana tempat menyembunyikan minyak goreng. Jadi cara emak-emak memahami politik melampaui kecerdikan dan kecerdasan menteri,” ujar Rocky Gerung.

Baca Juga :  Korupsi CPO Dinilai Membahayakan Gibran, Anthony Budiawan: Makanya Jokowi Melawan

Tidak hanya itu, Rocky Gerung berujar jika Menteri Perdagangan dalam hal ini Muhammad Lutfi harus menerima konsekuensi yaitu mundur dari jabatannya.

“Itu konsekuensinya menterinya mesti mundur karena malu pada emak-emak. Menteri selama ini sebetulnya menyembunyikan fakta bahwa ada penimbunan, ada penyimpanan, dan hanya bilang jika enggak bisa menyelesaikannya. Emak-emak akan bilang kalau mereka bisa menyelesaikannya,” ucap Rocky Gerung

Sumber: YouTube Rocky Gerung Official
Editor : Pramonco

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasus Covid-19 di 6 Provinsi Naik, ini Daftarnya

Nasional

Asal-usul THR di Indonesia dan Protes para Buruh

Nasional

Korupsi CPO Dinilai Membahayakan Gibran, Anthony Budiawan: Makanya Jokowi Melawan

Nasional

Persiapkan Diri, Pemerintah Akan Buka 1 Juta Formasi CPNS dan PPPK 2022

Nasional

LPSK Turunkan Tim Khusus Tangani Tragedi Kanjuruhan

Nasional

Aturan Terbaru, Naik pesawat tak perlu lagi PCR

Nasional

Politikus PDIP yakin Febri dan Rasamala profesional bela Ferdy Sambo dan istri

Nasional

Adu Tembak Polisi di Rudin Pati Polri, Ini Kata Karopenmas