Home / Nusantara

Senin, 18 Juli 2022 - 11:14 WIB

Syarat Masuk Wilayah Kepri Wajib PCR Jika Belum Vaksin Booster

Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) tujuan Kepulauan Riau (Kepri) diwajibkan sudah mendapatkan vaksin booster atau penguat. batampos.co.id

Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) tujuan Kepulauan Riau (Kepri) diwajibkan sudah mendapatkan vaksin booster atau penguat. batampos.co.id

AMORFATIMEDIA.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menerbitkan surat edaran yang mengatur pelaku perjalanan antarpulau di daerah itu wajib tes usap PCR/antigen jika belum divaksin booster atau penguat. Kebijakan penerapan vaksin booster ini diambil Pemprov Kepri, untuk menekan penularan COVID-19.

Kebijakan vaksin booster untuk Para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk ke wilayah Kepri ini, diberlakukan untuk seluruh jalur moda transportasi. Baik itu yang menggunakan transportasi darat, laut, dan udara, harus sudah mendapat vaksin booster.

Penerapan vaksin booster untuk para PPDN yang masuk wilayah Kepri ini, sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Kepri, Ansar Ahmad tentang Ketentuan PPDN Menggunakan Semua Moda Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Kasus COVID-19. Kebijakan ini diberlakukan mulai Minggu (17/7/2022).

Baca Juga :  Cara Ampuh Mengatasi Gusi Bengakak dengan Bahan Alami dari Dapur

“PPDN dari provinsi lain ke Kepri sudah harus vaksin booster, tidak diwajibkan melampirkan surat keterangan hasil negatif PCR atau Antigen sebagai syarat melakukan perjalanan,” kata Ansar dalam SE tersebut.

Namun PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua, wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam, atau hasil negatif Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“PPDN baru vaksin dua dosis, dapat melakukan vaksin booster on-site saat keberangkatan,” ujar Ansar.

Baca Juga :  Balapan F1 di Bintan dan Cita-cita Gubernur Kepulauan Riau

Sementara itu, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam, sebelum keberangkatan.

“Juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19,” katanya.

Ia menjelaskan khusus PPDN berusia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif tes PCR atau Antigen.

PPDN berusia di bawah 6 tahun…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Arkeolog Teliti Perahu Bercadik Khas Nusantara di Lingga

Nusantara

Pemerintah RI Respons Mahathir: Kepri Wilayah Kedaulatan Indonesia

Nusantara

RI Resmi Ambil Alih Wilayah Udara Kepri dan Natuna dari Singapura

Nusantara

Kader Demokrat Kepri Mundur Massal, Demokrat Ungkit Klausul Menantu Harus di DPC Batam

Nusantara

TNI AL Lepaskan Benih Lobster Hasil Tangkapan di Perairan Kepri, Total Senilai Rp 46,7 Miliar

Nusantara

JMSI Nobatkan Ansar Ahmad Sebagai Tokoh Inspirasi Kemerdekaan Pers

Nusantara

Kabupaten Karimun Terapkan PPKM Mikro mulai hari ini, berlaku sampai 22 Juli 2021

Nusantara

Mengenal Kain Dagang, Pakaian Tradisional Melayu Lingga Kepri