Home / Nusantara

Sabtu, 3 Juli 2021 - 19:14 WIB

Tabung Gas Meledak, 2 Orang Pekerja PT. MOS jadi Korban

Galangan Kapal Multi Laut PT. Multi Ocean Shipyard. Foto : MOS

Galangan Kapal Multi Laut PT. Multi Ocean Shipyard. Foto : MOS

AMORFATIMEDIA.COM – Dua orang pekerja PT. Multi Ocean Shipyard (MOS) Karimun Kepulauan Riau (Kepri) menjadi korban akibat ledakan tabung gas untuk keperluan welder, Sabtu, 3 Juli 2021.

Kedua pekerja PT MOS yang dimaksud adalah A berusia 43 tahun dan H berusia 28 tahun. Saat ini masih ditangani secara medis dan terbaring di ruang Unit Gawat Darurat RSUD Muhammad Sani.

Safety Officer PT MOS, Dedi ketika ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani membenarkan, jika dua orang pekerja PT. MOS merupakan korban dari ledakan tabung gas.

“Ia, dua orang pekerja (korban ledakan tabung gas) dan langsung dilarikan ke RSUD dan saat ini sudah ditangani,” ujar Safety Officer PT MOS, Dedi, yang ditemui di RSUD Muhammad Sani.

Baca Juga :  Kasus Aktif Covid-19 di Lingga Kepri Tersisa 8 Orang

Kedua korban berada pada jarak sekitar enam atau tujuh meter pada titik ledakan. Sehingga terkena semburan api dan menimbulkan luka bakar pada bagian kepala.

“Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Muhammad Sani dan dalam keadaan sadar,” terangnya.

Hingga saat ini, manageman mengaku masih melakukan penyelidikan, guna mengetahui penyebab dari ledakan tersebut. “Belum tahu apa penyebab ledakan tabung tersebut, akan diselidiki dulu,” ujarnya.

Bidang pekerjaan dua orang korban yang dimaksud yakni pitter dan welder. Keduanya sedang mengerjakan perbaikan akpal mini tanker Sukses Energi 32, milik perusahaan kapal Soechi Lines asal Jakarta.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB, saat pekerja tengah melakukan perbaikan kapal tanker.

Baca Juga :  Mengenal Kain Dagang, Pakaian Tradisional Melayu Lingga Kepri

“Posisi kapal sedang di jety PT MOS, tau-tau terjadi ledakan. Ada dua orang yang dilarikan ke rumah sakit,” ujar salah seorang pekerja PT MOS yang enggan disebutkan namanya.

Para pekerja yang sedang melakukan perbaikan kapal kemudian panik dan berhamburan keluar menyelamatkan diri dari ledakan, sayangnya dua orang karyawan tidak sempat keluar dan terkena ledakan.

Belum diketahui idenitas dua pekerja yang dilarikan ke rumah sakit. Sementara para pekerja dilarang berada di sektiar lokasi.

Reporter: Azrin
Redaktur: Pursyahdad

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan setiap hari dari Amorfatimedia.com di Google caranya Klik di Sini

Share :

Baca Juga

Nusantara

Nizar Dampingi Kejati Kepri Resmikan Balai Restorative Justice

Nusantara

Viral Perkelahian Perwira Polda Kepri Diduga Mabuk hingga Tabrak Mobil Dinas TNI

Nusantara

Anggota Satpol PP di Karimun Ditemukan Tewas Gantung Diri

Nusantara

Turnamen Bola Voli Desa Bukit Harapan Resmi di Mulai, Hadiahnya Menggiurkan

Nusantara

Google Doodle Rayakan Pahlawan Nasional Raja Ali Haji

Nusantara

PPNI RSUD Encik Maryam Lingga Bagi-Bagi Takjil Gratis ke Pengendara Motor

Nusantara

DKP Kepri Minta Peralatan Awasi Sumber Daya Laut

Nusantara

Asal Mula Kepulauan Riau