Home / Opini

Kamis, 28 April 2022 - 09:16 WIB

Terapi Shalat untuk Penderita Stroke

Ilustrasi stroke (Shutterstock)

Ilustrasi stroke (Shutterstock)

AMORFATIMEDIA.COM – Manusia merupakan makhluk paling sempurna yang Allah ciptakan di muka bumi ini, karena diciptakan dengan sebaik- baik penciptaan dibandingkan dengan makhluk lain.

Sebagaimana pada firman Allah dalam QS. At-Tin ayat 4: “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya“.

Manusia diciptakan dengan akal dan pikiran, mempunyai unsur jasmani dan rohani. Tentu saja, Allah menciptakan manusia dengan sedemikian rupa indah bertujuan agar manusia dapat mempersembahkan semua ibadahnya semata hanya kepada Allah SWT.

Sering kali manusia menjalani kehidupan dunia fana ini dengan berbagai kondisi, terkadang mengalami ketenteraman dan ketenangan jiwa, akan tetapi sebaliknya, terkadang manusia juga sering menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan, baik fisik maupun psikisnya.

Baca Juga :  Misteri Segitiga Bermuda dan Teori Keberadaannya
Persentase Penyakit Stroke

Penyakit stroke, Penyakit Jantung dan Diabetes Melitus memiliki persentase yang sudah mencapai 103 persen atau di atas rata-rata nasional sebesar 93,4 persen.

Untuk penyakit stroke, misalnya, rata-rata nasional sekitar 93,4 persen, sedangkan di Aceh dan di sejumlah provinsi lainnya sudah mencapai 103,4 persen.

Berikutnya penyakit jantung, rata-rata nasional 113 persen, sedangkan Aceh dan sejumlah daerah lainnya 124 persen. Selanjutnya penyakit darah manis (diabetes/DM) rata-rata nasional 157 persen, Aceh dan sejumlah daerah lainnya 179 persen.

Baca Juga :  Kenali Pemahaman Healing yang Tepat

Penyakit stroke merupakan penyakit yang mengalami peningkatan cukup tinggi dari tahun ke tahun, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, umumnya sering menyerang para lansia (di atas 60 tahun).

Selain harus menjalani pengobatan rutin, penderita stroke juga harus menjalani berbagai terapi seperti fisioterapi, latihan fisik, senam dan berbagai terapi lainnya yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi alat geraknya agar bisa beraktivitas kembali secara mandiri.

Share :

Baca Juga

Opini

Mengenal Tujuh Likur, Tradisi Bulan Ramadhan Masyarakat Melayu Lingga Kepri

Opini

Membiasakan Anak Untuk Berpuasa Bukan dengan Menyogok

Opini

Peluang Kampanye Pemilu di Kampus

Opini

Dunia Dipenuhi Konflik Militer, Apa Kita Harus Menunggu Kemunculan Avatar?

Opini

Tangkap Predator Seksual

Opini

Mahasiswa Manja! Efek Kuliah Online

Opini

G.J. Resink Bongkar Mitos Indonesia Dijajah 350 Tahun oleh Belanda

Opini

Habis Manis, Puntung Rokok Dibuang Sembarangan