Home / Nusantara

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:35 WIB

TNI AL Unjuk Kekuatan Saat Latihan Perang di Lingga, Kepri

TNI AL menggelar Latopsfib di Pantai Todak Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Lembaga Kajian Pertahanan Strategis)

TNI AL menggelar Latopsfib di Pantai Todak Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Lembaga Kajian Pertahanan Strategis)

AMORFATIMEDIA, LINGGA – TNI Angkatan Laut (AL) menggelar Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) tahun 2021 di Pantai Todak Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau pada Senin, 25 Oktober 2021.

Latihan ini menunjukkan professionalisme para prajurit TNI AL dalam mengoperasikan alutista sehingga prajurit TNI AL mampu sebagai pengawak kekuatan teknologi, kemampuan ini sekaligus menunjukkan kekuatan TNI AL.

Dalam latihan, kapal perang harus melewati rintangan dari serangan musuh ditengah laut berupa serangan bawah air, permukaan dan udara.

Untuk menghadapi serangan musuh ini sejumlah KRI melaksanakan latihan antara lain, anti submarines warfare exercise, air deffense excercise dengan sasaran simulasi formasi pesud TNI AL Bonanza, anti air rapid open fire exercise dengan simulasi serangan udara musuh, dan anti surface warfare exercise.

Baca Juga :  Tongkang Nyaris Tenggelam di Kepri, Belasan Kontainer Jatuh ke Laut

Pasukan Pendarat (Pasrat) diturunkan dari KRI didahului dengan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dari tengah laut sebagai payung pelindung Pasrat. Pasrat yang menyerbu pantai Dabo Singkep ini sebanyak 1400 prajurit Korps Marinir dengan menggunakan 39 Kendaraan Amfibi Korps Marinir dipimpin Danpasrat Brigjen TNI (Mar) Hermanto, S. E., M. M., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Pasukan Marinir (Danpasmar) 1. Pada latihan kali ini, seusai pendaratan dilaksanakan penembakan senjata-senjata strategis Korps Marinir yakni Meriam Howitzer & Roket RM 70 Grad.

Dalam Latopsfib ini melibatkan 9,539 personel dengan rincian 1,971 personel pada tahap geladi posko dan 7,568 personel terlibat pada tahap Manuver Lapangan.

Para Personel tersebut terbagi dalam beberapa Komando Tugas (Kogas) di antaranya Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab) Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) Komando Tugas Pendaratan Administrasi (Kogasratmin) Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai) dan Pasukan Pendaratan (Pasrat).

Baca Juga :  Mahathir Klarifikasi Pernyataanya Soal Malaysia Harus Klaim Kepulauan Riau

TNI AL mengerahkan 33 Kapal Perang, 16 pesawat udara, 39 material tempur Korps mariner, dan ribuan prajurit dalam latihan tersebut.

Pasukan dipantau langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dan para Pejabat Utama Mabesal dan Pangkotama TNI AL yang berada di KRI Makkssar-590.

Selain itu, anggota DPR RI dari Komisi I Mayjen TNI Marinir (Purn) Strurman Panjaitan, Yan Permenas Mandenas, Hasbi Anshori dan Rizki Aulia Rahman yang mengikuti pendaratan juga ikut meninjau Latopsfib ini.

Reporter : Pramonco
Editor : Pursyahdad

Share :

Baca Juga

corona

Nusantara

Gubernur Kepri Minta Bupati Lingga Revisi Aturan Perjalanan Orang

Nusantara

Neko Wesha Pawelloy Ditunjuk Jadi Wakil Ketua tim 11 Pembentukan BPPKB Kelapa Indonesia

Nusantara

Kronologi TNI AU Perintahkan Pesawat Asing Mendarat di Batam

Nusantara

Arkeolog Teliti Perahu Bercadik Khas Nusantara di Lingga

Nusantara

BNNP Kepri Tangkap Pengedar Sabu 11 Kg di Lingga Kepri

Nusantara

Gelar MTQ, Kades Bukit Harapan Ingin Anak-Anak Mencintai Al-Quran

Nusantara

Jangan Kaget, Gubernur Kepri Punya Tim Khusus Gajinya Segini

Nusantara

Setelah 2 Tahun Dihentikan, Pelayaran Karimun-Malaysia Kembali Dibuka